Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

7 Kriteria Pemimpin Ideal Menurut Muhammadiyah, Hindari “Isuk Dele, Sore Tempe!”

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Januari 2024 20:26 8:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 Januari 2024 20:45
Bagikan
Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto (kiri) dalam konferensi pers terkait bank syariah, Desember 2020.
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto memberikan wejangan kepada warga Persyarikatan Muhammad saat memilih pemimpin.

Menurut dia, untuk memilih pemimpin, warga Muhammadiyah wajib mengikuti panduan dari Munas Tarjih tahun 2003 di Padang, Sumatera Barat. Untuk itu Agung Danarto membeberkan kriteria pemimpin dalam Munas Tarjih tahun 2003 di Padang.

Pertama adalah integritas atau dalam bahasa kita disebut shiddiq. Integritas itu adalah orang yang satu kata, antara lisan dan perbuatan, semua omongannya konsisten.

“Tidak isuk dele, sore tempe (plin plan, red), tapi memiliki integritas, antara apa yang diucapkan dibuktikan dengan perbuatan,” sebut Agung Danarto dalam Pengajian Bulanan PP Muhammadiyah yang disiarkan secara live di TV Muhammadiyah (tvMu) dan YouTube tvMu Channel, Jumat (27/1/2024).

Menurutnya, nilai integritas (shiddiq) ini akan dicapai karena dilandasi dengan keimanan dan ketakwaan. “Itu kriteria yang pertama, integritas atau shiddiq, dialah yang membela kebenaran dan kebaikan,” lanjutnya.

Baca Juga

Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah

Yang kedua, kata Agung Danarto adalah amanah, memiliki kapabilitas yakni mempunyai kemampuan untuk memimpin Indonesia. Dia menyebtukan hal ini mungkin disebut amanah atau termasuk mampu menjalankan tugas yang dibebankan ke mereka.

“Jadi bukan hanya mau melaksanakan, fokus, punya waktu, tapi juga punya kapabilitas untuk menjalankan kepemimpinannya,” jelasnya.

Menurutnya,  Indonesia merupakan negara besar, multi etnis, agama, serta berbagai macam suku-bangsa, dan lain sebagainya ada di Indonesia.

“Makanya, kalau tidak hati-hati memilih pemimpin yang punya kapabilitas yang cukup, maka Indonesia punya potensi untuk disintegrasi dan lain sebagainya. Sehingga pemimpin dibutuhkan kapabilitas untuk memimpin, sekaligus menyejahterakan rakyat,” terangnya.

Ketiga, adalah tabligh, menyampairan risalah Islam. Seorang pemimpin harus punya jiwa kerakyatan dan mengutamakan kepentingan rakyat.

Dengan demikian, kata dia, seorang pemimpin akan berusaha semaksimal mungkin mengedepankan kepentingan rakyat untuk kemakmurannya, kesejahteraannya, kemajuan rakyat, fokusnya kepada itu.

“Jika dibahasakan dengan sifat nabi, ini adalah tabligh, yakni berorientasi untuk bagaimana risalah Islamiyah itu sampai pada umatnya, bukan hanya diceramahkan, tetapi juga sampai diamalkan dan dipraktikkan. Sehingga menjadi rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Keempat adalah visioner (fathanah). Ia  memiliki kecerdasan dan visi yang strategis untuk membawa kemajuan bangsa.

“Seorang pemimpin harus memiliki kecerdasan, sehingga dengan kecerdasannya tersebut dia memiliki strategi-strategi tertentu, khusus, untuk melakukan percepatan dalam rangka untuk memajukan bangsa,” sambung Agung Danarto.

Kelima berjiwa negarawan, menomorsatukan kepentingan negara di atas pribadi dan kepentingan golongan, suku, agama, dan lain sebagainya, sehingga kepentingan negaralah yang dinomorsatukan.

Keenam, mampu menjalin hubungan internasional. Ini kaitannya dengan saat ini dunia yang menjadi global village, sehingga interaksi antar bangsa dan negara menjadi sesuatu keharusan, sehingga Indonesia tidak boleh terpencil dari dunia internasional.

Ketujuh memiliki jiwa reformis, yakni memiliki jiwa untuk selalu melakukan pembaruan-pembaruan terhadap berbagai hal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:7 Kriteria Pemimpin IdealHeadlineMunas Tarjih 2003pemimpin idealPP Muhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengacara HAM: Perintah ICJ Mengakui Hak Asasi Manusia di Palestina Sangat Penting
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Tanggapi Jokowi terkait Pernyaan “Presiden Boleh Kampanye dan Boleh Memihak”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan

Terbaru

  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

5 September 2026 17:08
Berita

Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

5 September 2026 16:51
Berita

Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

5 September 2026 16:18
Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?