Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Houthi Yaman Hujani Kapal Perang AS dengan Rudal

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 31 Januari 2024 21:36 9:36 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Januari 2024 21:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Angkatan bersenjata Yaman mengumumkan serangan terhadap kapal perang Amerika Serikat pada 31 Januari sebagai tanggapan atas beberapa serangan udara AS dan Inggris terhadap negara tersebut bulan ini.

“Angkatan Laut Angkatan Bersenjata Yaman … menembakkan beberapa rudal angkatan laut ke kapal perusak Amerika Serikat USS Gravely di Laut Merah [sebagai] tanggapan atas agresi AS-Inggris terhadap negara kami,” kata juru bicara militer Yaman, Yahya al-Saree, dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu pagi.

“Semua kapal perang AS dan Inggris di Laut Merah dan Laut Arab yang berpartisipasi dalam agresi terhadap negara kami berada dalam jangkauan target pasukan kami dan akan menjadi sasaran dalam hak pertahanan sah negara kami … dan untuk menegaskan posisi Yaman yang terus mendukung Palestina,” tambah Saree.

Yahya al-Saree bersumpah untuk terus “mencegah navigasi atau pelayaran terkait Israel menuju pelabuhan-pelabuhan Palestina yang diduduki hingga agresi terhadap Gaza berhenti dan pengepungan dicabut.”

Baca juga: Amerika dan Inggris Mengeroyok dan Menyerang Houthi di Yaman

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

CENTCOM mengumumkan pada hari sebelumnya bahwa USS Gravely menembak jatuh sebuah rudal yang ditembakkan dari Yaman ke arah Laut Merah sehari sebelumnya.

USS Gravely adalah kapal perang AS kedua yang ditargetkan oleh Sanaa selama dua hari terakhir setelah menembakkan rudal ke kapal Lewis B. Puller pada tanggal 29 Januari.

Pada 26 Januari, Houthi Yaman menyerang kapal minyak Inggris, Martin Luanda. Kapal tersebut terbakar akibat serangan tersebut. Pada hari berikutnya, pesawat-pesawat tempur AS dan Inggris melancarkan serangan baru di Yaman.

Yaman telah menyerang beberapa kapal AS sebagai tanggapan atas serangan udara AS dan Inggris baru-baru ini. Operasi tersebut tidak mengakibatkan kematian atau cedera.

Tentara Yaman – yang bersekutu dengan gerakan perlawanan Houthi – telah bersumpah untuk melanjutkan blokade terhadap kapal-kapal yang terkait dengan AS, Inggris, dan Israel.

Menteri Pertahanan pemerintah Sanaa, Mayor Jenderal Mohammad Nasser al-Atifi, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada tanggal 30 Januari bahwa Yaman “siap menghadapi konfrontasi jangka panjang dengan kekuatan tirani [AS dan Inggris].” “Armada, kapal induk, dan kapal perusak AS tidak akan menghalangi Yaman untuk melaksanakan tugasnya,” tambahnya.*

Baca juga: Dua Kapal Perang Inggris Bertabrakan di Bahrain

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AnsarallahHouthiKapal Perangrudalyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya bantuan Mesir Gaza Lembaga Kemanusiaan Harus Bayar Pungli Rp 80 Juta per Truk untuk Masuk Gaza
Tulisan selanjutnya Dituduh Jual Aset Negara, Imran Khan dan Istrinya Dihukum Penjara 14 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?