Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bom AS Tak Berhenti dibulan Ramadhan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2004 09:05 9:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Oktober 2004 09:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bulan ramadhan nampaknya tak menghentikan pasukan AS melakukan pembantaian warga Iraq. Dikabarkan, pasukan AS bahkan terus mengepung beberapa kota yang menurutnya dianggap sebagai pusat gerakan perlawanan.

Konflik yang melibatkan pasukan keamanan AS dan Iraq dengan kelompok perlawanan di Fallujah dikabarkan juga makin panas, Minggu (17/10). Baku tembak jarak dekat antara kedua belah pihak itu terjadi sepanjang malam. Bahkan, menurut saksi mata, satu sama lain bisa saling berteriak dan mengancam. “Keluar kalian dan hadapi kami, pengecut!” teriak seorang tentara AS melalui pengeras suara di daerah Jolan. Lebih dari 1.000 personel pasukan keamanan AS dan Iraq telah mengepung Fallujah sejak tiga hari lalu. Pemerintah Irak juga meminta warga Fallujah untuk ikut mengusir kelompok perlawanan itu.

Di bawah Saddam

Sabtu lalu, pasukan AS juga melakukan serangan terhadap tiga gereja Kristen di ibu kota Iraq, Bagdad. Serangan militer AS membuat 650 ribu warga Kristen Iraq sangat tertekan. Lima gereja dikabarkan hancur ketika Sabtu pagi pasukan AS melakukan serangan. Meski tak ada yang terluka, namun gereja itu rusak parah.

Minoritas warga Kristen Iraq mengaku justru merasa aman ketika dibawah rejim Saddam Hussein. Tetapi mereka juga tertekan karena adanya anggapan masyarakat muslim bila dia bekerja sama dengan AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak serangan AS ke negeri itu, banyak warga Kristen meninggalkan Iraq dalam beberapa bulan terakhir ini. Menurut keterangan pemerintah sekitar 40 ribu warga Kristen meninggalkan Iraq setelah serangan terakhir terhadap gereja Agustus lalu.

Namun tindak kekerasan oleh AS tidak hanya terjadi pada warga Kristen. Serangan militer terhadap Fallujah setiap hari semakin yang terus meningkat justru menjadikan korban warga sipil Iraq, khususnya kaum muslimin. Sadr City, misalnya, yang selama ini terus dibom AS, justru merupakan perkampungan kaum Syiah. (dww/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 7 Orang Pembunuh Santri AA Gym Tertangkap
Tulisan selanjutnya Anglikan Desak Uskup Gay Minta Maaf

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang

Berita
22 September 2026 15:30
Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?