Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ujaran Kebencian Anti-Muslim di India Semakin Menjadi-Jadi

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Februari 2024 14:57 2:57 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 Februari 2024 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Ujaran kebencian anti-Muslim di India melonjak hingga 62 persen pada paruh kedua tahun 2023 dibanding paruh pertama. Peningkatan ini, menurut sebuah lembaga penelitian, sebagian besar terjadi setelah perang Israel-Palestina.

Lembaga penelitian India Hate Lab mencatat 668 ujaran kebencian terhadap umat Islam pada 2023, dengan 255 diantaranya terjadi pada paruh pertama 2023. Sementara 413 lainnya terjadi di parus kedua 2023, menurut laporan yang diterbitkan pada Senin (26/02).

Sekitar 75 persen, atau 498, dari insiden tersebut terjadi di negara-negara bagian yang dikelola oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) yang beraliran nasionalis Hindu, menurut laporan tersebut. Negara bagian Maharashtra, Uttar Pradesh dan Madhya Pradesh menyumbang ujaran kebencian terbanyak.

Antara 7 Oktober – ketika kelompok pejuang Palestina Hamas menyerang Israel dan perang pembalasan kejam Israel di Jalur Gaza – dan 31 Desember, terdapat 41 insiden ujaran kebencian terhadap Muslim India yang menyebutkan tentang perang tersebut, tambah laporan itu.. Hal itu menyumbang sekitar 20 persen dari ujaran kebencian dalam tiga bulan terakhir di tahun 2023.

Kelompok penelitian tersebut mengatakan bahwa mereka menggunakan definisi ujaran kebencian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) – bahasa yang berprasangka atau diskriminatif terhadap individu atau kelompok berdasarkan atribut termasuk agama, etnis, kebangsaan, ras, atau jenis kelamin.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Kelompok-kelompok HAM menuduh adanya perlakuan buruk terhadap Muslim di bawah pemerintahan Modi, yang menjadi perdana menteri pada tahun 2014 dan secara luas diperkirakan akan mempertahankan kekuasaannya setelah pemilihan umum tahun 2024.

Mereka menunjuk pada undang-undang kewarganegaraan tahun 2019 yang oleh kantor hak asasi manusia PBB disebut “diskriminatif secara fundamental”; undang-undang anti pindah agama yang menantang hak kebebasan berkeyakinan yang dilindungi oleh konstitusi; dan pencabutan status khusus Kashmir yang berpenduduk mayoritas Muslim pada tahun 2019.

Ada juga pembongkaran rumah dan properti Muslim atas nama pembongkaran konstruksi ilegal dan larangan mengenakan jilbab di ruang kelas di Karnataka ketika BJP berkuasa di negara bagian tersebut.

Pemerintah Modi menyangkal adanya pelecehan terhadap minoritas dan mengatakan bahwa kebijakan-kebijakannya bertujuan untuk memberikan manfaat bagi semua orang India. Kedutaan Besar India di Washington dan Kementerian Luar Negeri India tidak menanggapi permintaan komentar.

India Hate Lab mengatakan bahwa mereka melacak aktivitas online kelompok nasionalis Hindu, memverifikasi video-video ujaran kebencian yang diposting di media sosial dan mengumpulkan data insiden-insiden terisolasi yang dilaporkan oleh media India.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-MuslimHak Asasi Manusiahate speechIndiaIslam di Indiaujaran kebencian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ladang Gas Arab Saudi Ladang Gas Raksasa Ditemukan di Saudi, Berisi 229 Triliun Kubik
Tulisan selanjutnya Ketika Meninggal Alexei Navalny Dikabarkan Sedang Dalam Proses Pertukaran Tahanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?