Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mencabuli Anak-anak Inuit Pendeta Oblat Maria Imakulata ini Sampai Tua Tak Kunjung Dipecat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Februari 2024 20:53 8:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Februari 2024 20:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sementara para negosiator sedang berunding untuk mewujudkan gencatan senjata antara Hama dan Israel di Gaza, pemukim Yahudi di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Zionis mengaku takut daerah tempat mereka akan menjadi ajang peperangan pasukan Israel dengan Hizbullah Libanon.

Sementara peperangan berkobar di Gaza, Hizbullah Libanon dan pasukan Zionis saling melempar serangan hampir setiap hari.

Israel memperingatkan Hizbullah agar berhenti dan menuntut penarikan pasukan mereka dari area utara Sungai Litani di Libanon, sekitar 30 kilometer jauhnya dari perbatasan yang dikawal patroli pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan pekan ini bahwa gencatan senjata dengan Gaza tidak akan menghentikan operasi pasukan Israel di utara – perbatasan dengan Libanon.

Hari Senin pekan ini, untuk pertam kalinya dalam kurun beberapa tahun, pasukan Israel melancarkan serangan atas kota Baalbek, sekitar 100 kilometer dari perbatasan utara wilayah pendudukan Zionis.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pasukan Hizbullah membalas serangan itu dengan menghujani roket ke bagian utara dari wilayah pendudukan Israel.

Ditza Alon dan suaminya Arye, pasangan suami-isteri warga Israel yang tinggal di daerah Dataran Tinggi Golan, mengaku takut apabila pecah peperangan dengan Hizbullah, meskipun mereka memaklumi jika itu terjadi.

Ditza mengatakan bahwa dirinya memperkirakan begitu pasukan Israel usai bertempur di Gaza, pasti akan ada keributan di utara.

Arye mengatakan bahwa perang dengan Hizbullah pasti akan terjadi, hanya tinggal menunggu waktu, dan menurutnya peperangan itu perlu terjadi.

“Kami yakin peperangan akan terjadi karena Hizbullah sama dengan Hamas, mereka seperti saudara,” katanya kepada jurnalis AFP yang menemuinya di kawasan cagar alam Nahal Orvim di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, sekitar 10 kilometer dari perbatasan dengan Libanon.

Apabila Hizbullah tidak didorong menjauhi Sungai Litani, maka “apa yang terjadi di Gaza” akan terjadi pula di bagian utara, “mungkin tidak besok, tetapi lima atau 10 tahun lagi”, kata Arye seperti dikutip AFP (29/2/2024).

“Kami memahami bahwa apabila tidak terjadi perang … maka apa yang terjadi di Gaza akan terulang lagi,” kata Ditza, merujuk pada serangan Hamas awal Oktober 2023 atas wilayah pemukiman Yahudi dekat Gaza.

“Di sisi lain, kami tahu apabila terjadi perang… maka akan ada perang besar dan banyak prajurit dan warga sipil yang mati,” imbuhnya.

Gallant, dalam kunjungannya ke pasukan Israel yang ditempatkan di utara pekan ini, mengatakan gencatan senjata di Gaza tidak akan menyurutkan tekad Israel untuk mengusir Hizbullah dari selatan Libanon.

Gallant tidak mengindahkan seruan Amerika Serikat dan Prancis yang mendesak agar pertikaian di kawasan itu diselesaikan lewat perundingan.

“Kami akan melakukannya dengan kekuatan senjata,” tegas Gallant.

Amir Avivi, seorang pensiunan brigadir jenderal tentara Israel, juga mengatakan gencatan senjata di Gaza tidak akan mengubah apapun.

“Mereka mungkin akan menghormati gencatan senjata itu, tetapi kami tidak akan menghormati gencatan senjata dengan Hizbullah,” katanya kepada AFP.

Setelah Rafah di selatan Gaza, Avivi mengatakan, target selanjutnya dari pasukan Israel adlah Hizbullah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:katolikOblatespencabulanpendeta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Israel Yakin akan Pecah Perang dengan Hizbullah Libanon
Tulisan selanjutnya Prancis Larang Istilah Steak Dkk Dipakai untuk Produk Vegan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?