Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Gaza Shalat Tarawih di Reruntuhan Masjid yang Hancur Akibat Bom ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Maret 2024 05:43 5:43 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Maret 2024 05:00
Bagikan
Warga Gaza shalat Tarawih Ramadhan di atas reruntuhan masjid yang dibom Israel
Bagikan

Hidayatullah.com—Puluhan warga Palestina di Gaza melaksanakan shalat di hari pertama Ramadhan, di tengah reruntuhan masjid yang terkena serangan udara ‘Israel’ beberapa hari lalu.

Berdiri dalam barisan di depan pemimpin shalat dengan tangan terlipat, para pria Palestina memasuki bulan puasa yang belum pernah mereka alami sebelumnya.

Banyak dari mereka yang tidak menghadiri shalat turun ke jalan mencari makanan apa pun yang bisa mereka temukan untuk keluarga mereka yang tinggal di kamp-kamp darurat di seluruh wilayah yang dilanda perang.

“Saya berharap pesawat-pesawat itu mengebom saya dan saya mati,” kata Zaki Hussein Abu Mansur, yang pernah menjadi pemilik rumah yang ia bangun untuk keluarganya di Khan Yunis – tempat pasukan penjajah ‘Israel’ terlibat dalam operasi darat melawan kelompok pejuang Hamas.  

Residents of northern Gaza perform Taraweeh prayers in the streets after Israel's army demolished all mosques in the area. pic.twitter.com/yWULXn4Q6e

— Quds News Network (@QudsNen) March 13, 2024

“Lebih baik mati daripada menjalani hidup ini,” kata pria berusia 63 tahun itu kepada AFP.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

“Terkadang kita melihat barang-barang yang kita perlukan ada di pasar, tapi kita tidak bisa membelinya.”

Perampasan adalah hal biasa di Gaza pada Ramadhan ini. Pasar-pasar di Rafah kekurangan bahan makanan dan hanya sedikit toko yang menjual qatayef, makanan penutup yang biasanya dijual selama bulan Ramadhan.

فلسطينيون يقيمون صلاة التراويح على انقاض مسجد الفاروق المدمر في مدينة رفح جنوب قطاع غزة pic.twitter.com/rkh3HwIK2d

— حسن اصليح | Hassan (@hassaneslayeh) March 10, 2024

Lampu-lampu terang dan dekorasi yang biasanya menghiasi jalan-jalan selama bulan puasa tidak terlihat sama sekali, meskipun beberapa kios memajang lentera Ramadhan.

“Kami bahkan tidak mampu membeli sayur-sayuran, apalagi buah-buahan,” kata Maisa al-Balbissi, seorang pengungsi berusia 39 tahun dari Gaza utara dan sekarang berlindung di Rafah.

“Semuanya terlalu mahal. Anak-anak saya dan saya tidak mampu membeli apa pun. Harga barang-barang paling sederhana pun meroket,” kata ibu dua anak ini kepada AFP di tendanya.

‘Jangan merasakan kegembiraan’

Warga Palestina merayakan Ramadhan tahun ini di tengah serangan brutal dan invasi yang dilancarkan ‘Israel’. Bagi mereka yang terpaksa tinggal di kamp pengungsi yang penuh sesak, kenyataan suram berupa kekurangan pangan dan kondisi hidup yang tidak higienis telah mengurangi suasana perayaan bulan suci ini.

Menurut PBB, sekitar 1,5 juta orang mencari perlindungan di Rafah, sebagian besar tanpa akses terhadap makanan, air, dan obat-obatan.

“Saya menderita diabetes, tekanan darah tinggi, dan masalah jantung,” kata Abu Mansur, menggambarkan perjuangannya sehari-hari untuk menemukan obat-obatan.

“Saya tidak bisa makan makanan kaleng,” ujarnya.

Meskipun penjajah ‘Israel’ dan Mesir telah lama memblokade Gaza, pada tahun-tahun sebelumnya barang-barang yang dibutuhkan untuk Ramadhan masih tersedia.

“Ramadhan kali ini berbeda dengan tahun lalu ketika segala sesuatu yang berhubungan dengan Ramadhan tersedia – baik itu listrik, makanan, air,” kata Abdelrahman Ashur, 19.

“Tidak ada lagi yang tersedia. Kami tidak merasakan kegembiraan itu. Setiap Ramadhan kami biasanya berada di rumah dan sekarang kami duduk di tenda-tenda yang kami bangun dengan tangan kami sendiri.”

المشاهد الموجعة في شمال غزة لا تنتهي ..
خلال التغطية وجدت هذا الطفل يجمع بقايا البطاطا التي لا تصلح للأكل لعلها تسدُّ جوع أسرته!
هؤلاء الأطفال كبروا على الوجع وتحملوا مسؤولية الحصول على الطعام لهم ولعوائلهم! pic.twitter.com/baMI7xdWb2

— أنس الشريف Anas Al-Sharif (@AnasAlSharif0) March 6, 2024

‘Ujian Sesungguhnya akan Datang

Saat matahari terbit di hari pertama Ramadhan, asap akibat serangan udara terlihat di Rafah.  Awni Al Kayyal, 50, mengatakan dia melihat ambulans membawa mayat begitu dia bangun.

“Awal Ramadhan sangat menyedihkan dan diselimuti kegelapan, dengan bau darah dan bau busuk di mana-mana… Saya terbangun di tenda saya dan mulai menangis melihat situasi kami,” katanya kepada AFP.

Pada Ahad malam, jamaah melaksanakan shalat magrib di Masjid Al-Hadi, yang rusak akibat serangan penjajah.

Lengkungan klasik Islaminya kini terkelupas dan retak, sementara tiang beton yang menopang langit-langit di dalamnya sangat miring.

Menurut kantor pers pemerintah Gaza, pasukan ‘Israel’ telah menargetkan lebih dari 500 masjid sejak awal perang, dan 220 di antaranya hancur.

Sementara itu, di Yerusalem timur yang diduduki, kekhawatiran akan bentrokan selama Ramadhan terjadi di kalangan warga Palestina.

Setiap tahun, puluhan ribu umat Islam melaksanakan shalat Ramadhan di Masjid Al Aqsha, situs tersuci ketiga dalam Islam.

Tahun ini Hamas menyerukan “rakyat kami” untuk memobilisasi dan bergerak menuju Al Aqsha sejak awal Ramadhan.

“Untuk saat ini kurang lebih sepi. Kita lihat nanti pada hari Jumat,” kata Ali, warga Kota Tua, merujuk pada shalat Jumat, saat jemaah dalam jumlah besar berkumpul di masjid. “Itu akan menjadi ujian sesungguhnya,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHeadlineRamadhanRamadhan 2024reruntuhan masjidshalat tarawih
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antusias Mualaf Amber Leibrock Menyambut Ramadhan
Tulisan selanjutnya Perang Suriah Merenggut Nyawa Lebih dari 507.000 Jiwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?