Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Semarak Ramadhan di Sudan yang Redup Akibat Perang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 29 Maret 2024 01:58 1:58 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 Maret 2024 03:00
Bagikan
Ramadhan di Sudan
Bagikan

Hidayatullah.com – Semarak dan kemeriahan bulan suci Ramadan di Sudan tahun ini tidak terasa di Sudan, dengan jutaan orang mengungsi dari rumah mereka dan berjuang melawan kelaparan akibat perang antara tentara dan paramiliter.

“Semua hal yang biasa kami lakukan, bagaimana kami makan, minum, bertemu dengan orang-orang di bulan Ramadan, … semua itu tidak lagi tersedia,” ujar Mohamed Ali, melansir Reuters. Saat diwawancarai Ali sedang berbuka puasa di sebuah pusat pengungsian di Port Sudan di Laut Merah, tempat di mana banyak orang mengungsi dari ibu kota, Khartoum, dan zona-zona perang lainnya.

Di masa lalu, Ramadhan di Sudan ditandai dengan acara buka puasa bersama di malam hari. Kini, Ali dan jutaan orang lainnya bergantung pada dapur umum yang dikelola oleh para sukarelawan untuk mendapatkan makanan berbuka puasa yang sederhana.

Perang di Sudan, yang mendekati ulang tahun pertamanya, pecah pada bulan Ramadan lalu antara tentara negara itu dan Pasukan Pendukung Cepat, hasil dari ketegangan yang telah lama membara selama empat tahun pembagian kekuasaan.

Kini lebih dari 8,5 juta orang telah mengungsi akibat pertempuran tersebut, menurut PBB, dan sekitar 18 juta orang menghadapi kelaparan akut yang semakin parah.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Perang ini telah menguji reputasi Sudan sebagai negara yang dermawah dan ramah.

“Perang ini telah membuat sebagian orang takut, tetapi tidak menghentikan orang lain untuk tetap tinggal di tempat mereka, membuka pintu dan rumah mereka untuk siapa saja yang ingin masuk,” ujar Syekh Khalid Abdul Rahman, seorang imam di Omdurman, sebuah kota yang telah mengalami pertempuran sengit dalam beberapa minggu terakhir.

Amerika Serikat telah mengatakan bahwa mereka berharap untuk melanjutkan perundingan perdamaian setelah Ramadan, meskipun putaran sebelumnya tidak berhasil mencapai gencatan senjata yang langgeng.

“Semua orang sudah muak dengan perang. Kita perlu, insya Allah dengan kekuatan-Nya, untuk menghentikan perang untuk selamanya,” kata Hanan Hassan di sebuah dapur umum di Omdurman.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Konflik SudanRamadhanSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara ‘Israel’ Tembak Warga Palestina dari Jarak Dekat, Kubur Jenazah dengan Buldoser
Tulisan selanjutnya Mahasiswa Palestina Gaza di Turki Turki Menyangkal Tuduhan Ekspor Amunisi dan Senjata ke ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?