Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anti Amerika Makin Meluas Di Korsel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Desember 2002 10:43 10:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Desember 2002 10:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Unjukrasa anti AS terus meluas di Korea Selatan (Korsel). Sejumlah bom Molotov dilemparkan ke satu pangkalan militer AS di Korsel, Kamis (28/11), di tengah kemarahan yang sangat besar atas pembebasan terhadap dua tentara AS yang dituduh membunuh dua anak perempuan murid sekolah dalam suatu kecelakaan lalu lintas. Polisi meningkatkan keamanan di sekitar Kedutaan Besar AS di Seoul dan sejumlah instalasi lain Amerika di seluruh negeri itu setelah aksi-aksi protes anti-AS yang ditingkahi dengan pemaksaan masuk para pengunjukrasa ke satu pangkalan militer Amerika dan membombardir satu fasilitas lain baru-baru ini. Kamis pagi, dua bom Molotov dilemparkan melewati tembok Kamp Page di kota Chuncheon, bagian timur Korsel, kata polisi lokal kepada AFP melalui telepon. “Kedua bom Molotov itu jatuh di halaman dalam setelah berhasil melewati tembok yang tinggi tetapi kedua bom itu hanya menimbulkan kerusakan kecil. Tidak ada korban cedera,” ujar seorang perwira polisi setempat. “Dua bom Molotov lain jatuh di kebun bunga di luar tembok itu dan kami menemukan reruntuhan yang terbakar. Saat kami tiba di sana, para penyerang itu telah benar-benar pergi.” Kantor berita resmi Korsel, Yonhap, melaporkan bahwa bom-bom Molotov diduga dilemparkan oleh para pelajar yang melaju kencang dengan mobil melewati pangkalan itu. Senin sebelumnya, kira-kira 20 pelajar melemparkan 10 bom Molotov melalui pintu gerbang utama Kamp Grey, satu pos pendukung kecil AS di bagian barat-daya Seoul. Seorang pelajar ditangkap menyusul serangan itu. Sejumlah restoran dan tempat hiburan di ibukota Korea Selatan menolak melayani orang Amerika menyusul pembebasan dua tentara AS dalam kasus pembunuhan dua anak perempuan Korsel dalam kecelakaan di jalan. Restoran Tolak Orang AS Gerakan anti AS juga terjadi di tempat-tempat hiburan dan restoran. Beberapa rumah makan dikabarkan menolak mentah-mentah setiap warga AS. “Orang Amerika tidak diterima di sini,” demikian bunyi tulisan yang ditempelkan di pintu kaca dan jendela besar Zeno, satu restoran yang menyajikan spageti dan tulang iga panggang di dekat City Hall. “Aku tidak sudi memberi setetes air pun kepada orang Amerika,” kata Lee Chang-yong, pemilik restoran itu, Kamis (28/11) Sikap Lee itu menggambarkan sentimen anti-Amerika yang semakin kuat di Korsel, salah satu sekutu terdekat AS di mana ribuan tentara AS ditempatkan di sana. Meski kebanyakan warga Korsel mentolerir atau mendukung kehadiran pasukan AS di daratan Korsel sebagai penghadang terhadap Korea Utara, banyak yang menganggap hubungan tersebut tidak adil dan hanya menguntungkan AS. “Keputusan itu (pembebasan tentara AS) menunjukkan bahwa orang Amerika tidak memperlakukan orang Korsel sebagai manusia,” kata Choi Jin-suk, seorang agen perjalanan yang mengatakan ke dua tentara AS itu seharusnya diadili pengadilan Korsel. Para pekerja di Zeno menentang poster anti AS itu, namun pimpinan mereka bersikeras meski sekitar 10 persen pelanggannya adalah warga Amerika dan warga asing lain. “Uang tidak masalah,” kata Lee. “Insiden itu sungguh-sungguh melukai harga diri bangsa kami.” Meski begitu, beberapa makanan produk Amerika, seperti Coca Cola dan Miller Light, masih dipampang di menu.(ap/wpd/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hampir Semua Jenazah Bom Bali Telanjang
Tulisan selanjutnya Efek Anti Arab, Turis Timteng Banjiri Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ahmad, yang berusia 10 bulan, sedang dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Rafic Hariri di Beirut setelah terluka dalam serangan udara Israel di dekat rumahnya di Beirut selatan pada 8 April 2026.
Berita

Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Berita
8 September 2026 12:57
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?