Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Apple Singkirkan WhatsApp dan Threads dari App Store Atas Perintah Beijing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 April 2024 14:04 2:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 April 2024 14:04
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com– Apple mengatakan pihaknya menyingkirkan aplikasi WhatsApp dan Threads dari App Store di China untuk memenuhi perintah dari pihak berwenang China.

Kedua aplikasi itu dihapus hati Jumat (19/4/104) setelah aparat China memberikan alasan kekhawatiran keamanan nasional, yang tidak dijelaskan lebih lanjut.

Belum lama ini, Amerika Serikat mengancam akan melarang TikTok dengan alasan keamanan nasional. Sementara TikTok, yang dimiliki oleh perusahaan asal China ByteDance, populer di kalangan jutaan warga AS, tetapi aplikasi seperti WhatsApp dan Threads tidak umum dipakai di China. Masyarakat China lebih memilih aplikasi WeChat, milik perusahaan China Tencent.

Aplikasi buatan Meta lain, termasuk Facebook, Instagram dan Messenger masih tersedia untuk diunduh, meskipun penggunaan aplikasi buatan negara asing seperti itu diblokir di China disebabkan jaringan penyaring layanan siber “Great Firewall” membatasi penggunaan website asing seperti Google dan Facebook.

“Kami berkewajiban untuk mengikuti hukum yang berlaku di negara tempat kami beroperasi, meskipun kami tidak menyetujunya,” kata Apple, dalam sebuah pernyataan perihal perintah dari Cyberspace Administration of China itu, seperti dilansir Associated Press.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Apple sebelumnya berjaya sebagai pembuat ponsel pintar terbesar dunia dan belum lama ini dikalahkan oleh pesaingnya dari Korea Selatan Samsung Electronics. Perusahaan asal Amerika Serikat itu sempat menikmati sebagai salah satu dari tiga penguasa pasar ponsel pintar di China, tetapi belakang penjualannya terus menurun setelah badan-badan pemerintah dan perusahaan milik negara China melarang pegawainya membawa gawai apapun buatan Apple ke tempat kerja.

Menyusul kemerosotan penjualan dan berbagai tekanan dari pemerintah di China, Apple bergerilya untuk mencari lokasi pabriknya di luar China. India sudah memproduksi sebagian produk Apple, seperti iPhone 12,13,14 dan 15.

Pekan ini, CEO Apple Tim Cook melakukan lawatan ke Asia Tenggara, mengunjungi Hanoi dan Jakarta sebelum menuntaskan perjalanannya di Singapura.

Apple menjanjikan investasi lebih dari $250 juta untuk memperluas fasilitasnya di Singapura.

Apple juga mencari peluang untuk berinvestasi di Thailand dan Malaysia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatApplechinaThreadsTim CookwhatsApp
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bahaya Cinta Dunia Bahaya Cinta Dunia
Tulisan selanjutnya Di Masa Mendatang Jumlah Jutawan Kelahiran Afrika akan Bertambah Pesat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?