Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bayi di Gaza Ini Lahir dalam Keadaan Yatim Piatu melalui Operasi Caesar setelah Serangan Zionis

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 April 2024 09:37 9:37 am
Ahmad
Dipublikasikan 23 April 2024 09:35
Bagikan
Seorang bayi perempuan Palestina, Sabreen Jouda, yang dilahirkan prematur setelah ibunya terbunuh dalam serangan ‘Israel’ bersama suami dan putrinya
Bagikan

Hidayatullah.com—Sabreen Jouda lahir beberapa detik setelah ibunya meninggalkannya. Rumah mereka terkena serangan udara penjajah ‘Israel’ sesaat sebelum tengah malam pada hari Sabtu.

Saat itu, keluarga tersebut sama seperti banyak warga Palestina lainnya yang berusaha berlindung dari perang di kota Rafah, paling selatan Gaza. Ayah Sabreen terbunuh. Termasuk ibu dan kakak perempuannya yang berusia 4 tahun.  

Namun petugas tanggap darurat mengetahui bahwa ibunya, Sabreen al-Sakani, sedang hamil 30 minggu. Petugas buru-buru bergegas ke rumah sakit Kuwait tempat jenazah diambil dan segera melakukan operasi caesar darurat.

Sabreen kecil sendiri hampir mati, berjuang untuk bernapas. Tubuh mungilnya terbaring dalam posisi pemulihan di atas karpet kecil sementara petugas medis dengan lembut memompa air ke dalam mulutnya yang terbuka. Sebuah tangan bersarung mengetuk dadanya.

Dia selamat.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pada hari Ahad, beberapa jam setelah serangan udara, dia merintih dan menggeliat di dalam inkubator di unit perawatan intensif neonatal di rumah sakit Emirat terdekat.

Dia mengenakan popok yang terlalu besar untuknya dan identitasnya tertulis dengan pena di selotip di sekitar dadanya: “Bayi syahid Sabreen al-Sakani.”

“Kami dapat mengatakan ada beberapa kemajuan dalam kondisi kesehatannya, namun situasinya masih dalam risiko,” kata Dr. Mohammad Salameh, kepala unit, menambahkan jika anak ini seharusnya masih berada dalam kandungan ibunya saat ini.

Dia menggambarkannya sebagai gadis yatim piatu prematur. Tapi dia tidak sendirian.

“Selamat datang padanya. Dia adalah putri dari putraku tersayang. Saya akan menjaganya. Dia adalah cintaku, jiwaku. Dia adalah kenangan akan ayahnya. Saya akan menjaganya,” kata Ahalam al-Kurdi, nenek dari pihak ayah. Dia mencengkeram dadanya dan bergoyang karena kesedihan.

Setidaknya dua pertiga dari lebih dari 34.000 warga Palestina yang syahid di Gaza sejak agresi penjajah ini dimulai adalah anak-anak dan perempuan, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Serangan udara penjajah ‘Israel’ lainnya di Rafah semalam menewaskan 17 anak-anak dan dua wanita dari sebuah keluarga besar. Tidak semua orang segera pulih setelah serangan tersebut.

“Anak saya juga bersama mereka. Anak saya menjadi bagian tubuh dan mereka belum menemukannya. Mereka tidak mengenalinya,” kata Mirvat al-Sakani, nenek dari pihak ibu Sabreen. “Mereka tidak ada hubungannya dengan apa pun. Mengapa mereka menargetkannya? Kami tidak tahu kenapa, bagaimana caranya? Kami tidak tahu.”

Pada hari Ahad, para penyintas menguburkan jenazah. Anak-anak yang terbungkus berlumuran darah ditempatkan di kantong mayat dan di tanah berdebu sementara keluarga-keluarga meratap. Anak-anak kecil memperhatikan dan berusaha tetap berpijak di tepi kuburan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi Israelbayi PalestinagazaprematurSabreen JoudaYatim Piatu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peneliti Parlemen Inggris Dijerat Dakwaan Jadi Mata-mata China
Tulisan selanjutnya Dorong Pertumbuhan Sektor Hiburan, Saudi Pangkas Harga Tiket Bioskop

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?