Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kapal Kontainer Penabrak Jembatan Baltimore Dituding Tidak Laik Berlayar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 April 2024 07:25 7:25 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2024 07:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah kota Baltimore, Amerika Serikat, menggugat operator kapal kontainer Dali yang menabrak salah satu jembatan utama kota itu bulan lalu dan menewaskan enam orang, karena jelas tidak laik berlayar.

Jembatan Francis Scott Key Bridge yang menghubungkan kota Baltimore ambruk pada 26 Maret setelah salah satu tiang penyangganya ditabrak oleh kapal Dali yang kehilangan daya saat melintasi Sungai Patapsco.

“Peristiwa seharusnya tidak terjadi,” kata tim pengacara yang mewakili Wali Kota Baltimore dan Dewan Kota dalam gugatannya.

Pihak kota meminta agar pengadilan US District Court of Maryland menggelar persidangan juri guna memutuskan para tergugat berkewajiban penuh untuk menanggung akibatnya.

Menyebut pemilik Dali, Grace Ocean Private Limited, dan manajernya, Synergy Marine Private Limited, gugatan itu menuding ambruknya Francis Scott Key Bridge disebabkan secara langsung oleh kelalaian dan kecerobohan besar mereka dan sebagai akibat dari ketidaklayakan kapal untuk berlayar.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Pemilik kapal yang berbasis di Singapura dan manajernya itu sebelumnya pada 1 April sudah meminta pengadilan federal di Maryland yang sama untuk membatasi beban liabilitas mereka.

Mengutip sebuah undang-undang yang dibuat sebelum era Perang Sipil di Amerika, kedua perusahaan itu dianggap bertanggung jawab atas kapal dan kargonya yang diperkirakan bernilai $43,6 juta.

Jalur yang diambil oleh kapal kargo itu – yang bertolak dari Pelabuhan Baltimore kemudian melintasi sungai di mana jembatan itu berada, bukanlah jalur yang asing bagi kapal-kapal kargo besar, kata tim kuasa hukum Baltimore.

Mereka mengatakan kapal itu mengalami pasokan daya tidak konsisten, yang mana masalah itu tidak diperiksa dan juga tidak diperbaiki.

“Dali tetap bertolak meninggalkan pelabuhan, meskipun sudah jelas kondisinya tidak laik untuk berlayar,” kata gugatan itu, seperti dilansir BBC Selasa (23/4/2024).

Lebih lanjut gugatan itu mengatakan Dali diawaki oleh kru yang tidak berkompeten dan  tidak paham akan tugas dan tanggung jawabnya serta tidak mendapatkan pelatihan yang layak.

Selain dua nahkoda kapal tersebut, 21 anggota kru – yang hampir semuanya berasal dari India – sampai saat ini masih berada di atas kapal. Belum ada kabar kapan mereka akan dipindahkan dari kapal itu.

Menurut jadwal pelayaran, kapal kontainer Dali seharusnya tiba di pelabuhan Sri Lanka pada hari Senin kemarin.

Saat kejadian di atas jembatan terdapat sejumlah pekerja yang sedang menambal lubang di jalan raya. Enam pekerja tewas dan dua masih belum ditemukan jasadnya.

Sampai sekarang para pekerja masih memunguti ribuan ton reruntuhan jembatan dari dalam sungai dan dari atas kapal Dali yang tertahan di tengah sungai.

Hari Jumat pekan lalu, pihak Pelabuhan Baltimore membuka jalur sementara ketiga yang dapat dilalui kapal-kapal untuk keluar-masuk pelabuhan. Namun, kanal-kanal itu hanya memenuhi sekitar 15 persen dari aktivitas komersial sebelum jembatan ambruk.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baltimore
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hizbullah Serang Markas Brigade Golani Israel dengan Drone
Tulisan selanjutnya vape covid Semakin Banyak Anak Dirawat di Rumah Sakit karena Vape

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

Berita
6 September 2026 14:34
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?