Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Serikat Polisi Prancis Ancam Ganggu Relai Obor Olimpiade Lainnya Mogok Kerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 April 2024 13:42 1:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2024 13:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah serikat pekerja kepolisian Prancis, hari Selasa (23/4/2024), mengancam akan mengganggu jalannya acara relai obor Olimpiade kecuali anggota kepolisian diberikan bonus. Sementara serikat-serikat pekerja lain mengancam akan melakukan mogok kerja.

Alliance Police Nationale mengatakan kantor perdana menteri dan kementerian ekonomi menahan pembayaran bonus khusus Olimpiade yang dijanjikan kepada anggota kepolisian sebanyak 1.900 euro ($2.032).

Memperingatkan bahwa aksi protes pertama sudah direncanakan akan digelar pada hari Kamis pekan ini, serikat itu mengatakan aksi-aksi lainnya bisa menyusul dan mereka tidak ragu untuk mengganggu jalannya relai obor Olimpiade, lansir AFP.

Ancaman itu muncul di saat otoritas Prancis sedang menegosiasikan bonus Olimpiade untuk para pekerja di sektor publik yang diminta bekerja lebih di masa liburan musim panas.

Serikat pekerja terbesar yang mewakili pegawai sektor publik, CGT, telah mengeluarkan ancaman mogok kerja anggotanya selama masa penyelenggaraan Olimpiade yang akan dimulai pada 26 Juli.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Relai obor Olimpiade dijadwalkan dimulai di Marseille pada 8 Mei.

Staf air traffic controllers (ATC) Prancis yang dikenal militan juga mengancam akan melakukan mogok kerja Kamis pekan ini, meskipun pada September tahun lalu mereka menjanjikan “gencatan senjata Olimpiade”.

Pekerja di oabrik pembuatan medali Olimpiade bahkan sudah melakukan aksi mogok guna menuntut pembayaran bonus dari apa yang mereka sebut pekerjaan yang sangat menantang dan melelahkan. Pada bulan Februari, ketua panitia penyelenggara Olimpiade Paris 2024 Tony Estanguet ditanya tentang risiko mogok kerja di tengah penyelenggaraan pesta olahraga sejagat, karena Prancis dikenal sebagai negara yang rawan aksi protes dan mogok kerja. Dia menjawab, “Saya berharap kami akan menyambut kedatangan tamu dari seluruh dunia dengan kondisi sebaik mungkin dan kami tidak akan mengacaukan pestanya.”

Olimpiade Paris 2024 akan digelar dari 26 Juli sampai 11 Agustus dan diikuti dengan Paralimpiade dari 28 Agustus sampai 8 September. Ini merupakan Olimpiade pertama yang digelar di Paris dalam waktu 100 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:olimpiade
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres Ingin Indonesia jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah
Tulisan selanjutnya Syeikh Al Zindani, Ulama Masyhur dari Yaman Wafat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?