Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ternyata 14 Persen Rumah di Jepang Tidak Dihuni

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Mei 2024 22:33 10:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Mei 2024 22:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seiring dengan populasi Jepang yang menua, jumlah rumah di seluruh penjuru negeri itu yang kosong tidak berpenghuni bertambah, rumah tidak tampak menyala lampunya, dindingnya dipenuhi tanaman rambat atau atapnya rontok.

Jumlah rumah “akiya” (kosong) mencapai 9 juta atau 13,8 persen dari total rumah yang ada di Jepang, menurut hasil survei pemerintah yang dirilis pada hari Selasa (30/4/2024) seperti dilansir Asahi Shimbun.

Ini artinya, sekitar 1 dari setiap 7 rumah tidak berpenghuni alias kosong.

Dari 9 juta rumah akiya itu, sebanyak 4,76 juta – termasuk rumah baru dibangun – berstatus disewakan atau dijual.

Sekitar 380.000 merupakan rumah liburan dan lainnya memang dimaksudkan dipakai pada masa atau untuk acara tertentu saja.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Namun masalahnya, jumlah rumah yang kosong tanpa ada maksud untuk dihuni semakin banyak. Rumah seperti ini angkanya naik 370.000 dari survei sebelumnya menjadi 3,85 juta rumah, yang merupakan rekor tertinggi baru.

Rumah akiya berisiko ambruk. Rumah kosong terlantar juga rentan menjadi tempat pembuangan sampah atau dibakar tangan usil, yang berarti memicu bahaya bagi masyarakat sekitar.

Secara keseluruhan di seantero Jepang jumlah rumah tak berpenghuni naik 510.000 dari 8,49 juta pada survei sebelumnya di tahun 2018.

Tingkat vakansi naik 0,2 menjadi 13,8 persen.

Dilihat per wilayah, prefektur dengan rumah akiya tertinggi adalah Wakayama dan Tokushima (21,2 persen), diikuti kemudian oleh Yamanashi (20,5 persen).

Survei rumah dilakukan setiap lima tahun sejak 1948, yang terakhir dilakukan pada Oktober 2023.

Sejak 1973 data menunjukkan jumlah rumah kosong terus bertambah, berlipat dua pada kurun 30 tahun terakhir.

Kementerian melihat kemunculan rumah akiya didorong oleh populasi Jepang yang menua. Rumah menjadi kosong setelah manula penghuninya meninggal dunia atau dipindah ke panti jompo.

Tren anak pergi hidup terpisah dari orangtuanya ketika dewasa juga mendorong munculnya akiya.

Bahkan meskipun diwariskan kepada sanak atau kerabat, banyak rumah akiya yang ditelantarkan begitu saja disebabkan tingginya biaya untuk merobohkan bangunan, rendahnya nilai jual, atau alasan lain.

Berdasarkan peraturan baru, rumah kosong yang belum lama dibangun akan dimintai pertanggungjawabannya supaya dirawat oleh pemilik. Apabila tidak dirawat maka akan dicoret dari daftar keringanan pajak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:rumah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris akan Membuang 5.700 Migran ke Rwanda Tahun Ini
Tulisan selanjutnya Saudi Dilanda Hujan Lebat, Banjir di Dekat Makam Nabi di Madinah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?