Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jubir ‘Israel’: Gaza adalah Medan Perang Tersulit di Dunia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 Mei 2024 01:27 1:27 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 Mei 2024 06:00
Bagikan
Milisi Izzuddin al-Qassam, sayap bersenjata gerakan Hamas, terlihat dalam sebuah terowongan bawah tanah di Gaza 18 Agustus 2014
Bagikan

Hidayatullah.com – Juru bicara militer penjajah ‘Israel’ mengatakan bahwa Gaza merupakan “salah satu medan perang yang paling sulit” di dunia dan menegaskan bahwa operasi-operasi Israel yang sedang berlangsung di Rafah tidak menjamin kemenangan melawan perlawanan Palestina.

“Tantangan terpenting yang dihadapi tentara adalah kepercayaan publik Israel… apa yang terjadi pada 7 Oktober memaksa kami untuk lebih menempatkan diri dan tahu bagaimana menerima kritik, dan setelah kegagalan kami bertanggung jawab,” kata Daniel Hagari kepada surat kabar Israel Yedioth Ahronoth pada Rabu (08/05).

“Orang yang memimpin perang adalah Kepala Staf, yang telah mengambil tanggung jawab, dan kami juga memahami implikasi dari tanggung jawab ini. Kami merencanakan perang yang akan berlangsung selama sekitar satu tahun. Gaza mungkin merupakan salah satu arena yang paling sulit di dunia dalam hal pertempuran, intensitas, dan terowongan-terowongan yang digali Hamas di bawah tanah,” tambahnya.

Dia juga mengklaim bahwa penundaan operasi Rafah disebabkan oleh “kondisi operasional” yang berkaitan dengan keberadaan lebih dari satu juta warga Palestina yang berlindung di kota tersebut. Hal ini terlepas dari fakta bahwa serangan udara di kota padat penduduk telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Rafah “tidak sepenting Khan Yunis dan Gaza utara,” kata Hagari.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Kami akan menangani Rafah dengan cara yang tepat bagi kami… bahkan setelah kami menangani Rafah… Hamas akan bergerak ke utara dan mencoba untuk berkumpul kembali, bahkan dalam beberapa hari mendatang. Di mana pun Hamas kembali, baik di utara maupun di tengah Jalur Gaza, kami akan kembali beraksi,” lanjutnya.

Pernyataan Hagari ini bertentangan dengan narasi resmi ‘Israel’ yang menyatakan bahwa kota tersebut merupakan benteng terakhir kelompok perlawanan tersebut.

Penjajah ‘Israel’ merebut penyeberangan perbatasan Rafah dengan Mesir pada hari Selasa setelah berbulan-bulan berjanji untuk menyerang kota tersebut.

Serangan udara Zionis ‘Israel’ tanpa henti menargetkan Rafah timur sejak operasi untuk merebut penyeberangan dimulai, menewaskan puluhan orang, termasuk anak-anak. Meski belum melancarkan serangan darat penuh ke Rafah, tentara ‘Israel’ sudah mulai menghadapi perlawanan sengit.

“Mujahidin Al-Qassam mampu meledakkan terowongan jebakan [dekat dengan] pasukan zionis yang terdiri dari tiga kendaraan, ekskavator, dan sejumlah tentara, menyebabkan mereka tewas dan terluka di sebelah timur kota Rafah, sebelah selatan Jalur Gaza,” kata Brigade Al-Qassam Hamas dalam sebuah pernyataan. *

Baca juga: Laporan: Netanyahu Korbankan Tawanan untuk Memburu Para Pemimpin Hamas

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-QassamHAMASHeadlineisraelRafah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meneror Pendukung Palestina Pakai Bom Rakitan, Seorang Pria Australia Dipenjara 1 Tahun
Tulisan selanjutnya Angka Kelahiran Terendah di Dunia, Korsel Bentuk Kementerian Baru untuk Atasi Krisis Populasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?