Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Cemilan Keripik Pedas Merenggut Nyawa Remaja AS  

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Mei 2024 17:11 5:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Mei 2024 17:10
Bagikan
Harris Wolobah (kiri), remaja yang meninggal usai menyantap keripik tortilla dengan rasa pedas ekstrim merek Paqui (kanan)
Bagikan

Hidayatullah.com—Laporan otopsi mengonfirmasi kematian seorang remaja berusia 14 tahun di Amerika Serikat (AS) akibat serangan jantung pada September lalu, yang disebabkan oleh keripik tortilla yang terlalu pedas yang dimakannya.

Harris Wolobah, dari Massachusetts, mengalami serangan jantung setelah mengikuti ‘tantangan satu keripik’ di media sosial, makan keripik tortilla yang terlalu pedas.

Berdasarkan laporan otopsi yang dibacakan AFP, kepala pemeriksa medis setempat memutuskan bahwa Wolobah meninggal karena serangan jantung setelah mengonsumsi makanan yang mengandung ekstrak cabai dalam jumlah ekstrem, yang disebut capsaicin.

Otopsi juga menyimpulkan bahwa remaja tersebut mengalami pembesaran jantung, yang mungkin menjadi penyebab kematiannya.

Permainan yang diberi nama ‘tantangan satu chip’ ini menampilkan makanan merek Paqui yang ditaburi paprika ‘carolina reaper’ dan ‘viper dragon’.

Baca Juga

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Selama beberapa tahun terakhir, campuran lada berubah setiap kali tantangan diadakan.

Beberapa hari setelah kematian anak tersebut, Paqui menarik produk tersebut dari pasaran, yang awalnya dikemas dalam kotak berbentuk peti mati dengan tengkorak merah dan diberi label ‘sangat pedas’.

Sementara itu, menurut pemberitaan media, tiga remaja lagi dirawat di rumah sakit setelah mengikuti tantangan di California, sementara tujuh remaja lainnya jatuh sakit di Minnesota karena alasan yang sama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatcapsaicinKematiankeripik pedasserangan jantung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anti-Zionis, Sejarawan ‘Israel’ Ilan Pappe Diinterogasi Berjam-jam di Bandara
Tulisan selanjutnya PM India Menggunakan Isu Agama dalam Pemilu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?