Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Anti-Zionis, Sejarawan ‘Israel’ Ilan Pappe Diinterogasi Berjam-jam di Bandara

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Mei 2024 08:12 8:12 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Mei 2024 09:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sejarawan terkenal ‘Israel’, Ilan Pappe, mengungkapkan ia diinterogasi oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri saat tiba di Amerika Serikat karena memiliki pandangan pro-Palestina dan anti-Zionis.

Sesampainya di bandara Detroit, akademisi tersebut – yang dikenal dengan pandangan dan penelitiannya yang sangat anti-Zionis – mengatakan bahwa ia diinterogasi selama dua jam.

Di antara pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, ia ditanya apakah ia seorang pendukung Hamas dan apakah ia menganggap serangan Israel ke Gaza sebagai “genosida”.

“Dua orang tim itu tidak kasar atau tidak sopan, harus saya katakan, tapi pertanyaan mereka benar-benar tidak masuk akal!” Pappe menulis di Facebook.

“Mereka berbicara panjang lebar melalui telepon dengan seseorang, (orang Israel?) dan setelah menyalin semua yang ada di telepon saya, mereka mengizinkan saya masuk.”

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Sejumlah aktivis pro-Palestina memperingatkan adanya peningkatan tekanan yang dilakukan oleh pemerintah di AS dan Eropa terhadap para penentang perang ‘Israel’ di Gaza.

Pappe juga mengutip perlakuan terhadap dokter Inggris-Palestina dan rektor Universitas Glasgow, Ghassan Abu Sittah, yang pada tanggal 12 April lalu ditahan di sebuah bandara di Jerman dan tidak diizinkan masuk ke negara itu.

Ia sedang dalam perjalanan untuk menghadiri undangan sebuah konferensi tentang Palestina, namun ia dikenai larangan bepergian ke seluruh wilayah Schengen selama satu tahun, yang melarangnya untuk bepergian ke 29 negara di seluruh Eropa.

Larangan tersebut dibatalkan pada awal pekan ini.

“Saya tahu banyak dari Anda yang mengalami hal yang jauh lebih buruk, namun setelah Prancis dan Jerman menolak masuknya Rektor Universitas Glasgow karena dia adalah seorang Palestina… Hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” tulis Pappe.

“Tindakan seperti ini oleh Amerika Serikat atau negara-negara Eropa yang dilakukan di bawah tekanan lobi pro-Israel atau Israel sendiri berbau kepanikan dan keputusasaan sebagai reaksi atas status Israel yang akan segera menjadi negara paria dengan segala implikasi dari status tersebut.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ilan Papppepalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Liga Arab Minta Pasukan Perdamaian PBB Ditempatkan di Palestina
Tulisan selanjutnya Cemilan Keripik Pedas Merenggut Nyawa Remaja AS  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?