Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Turis Asing Jadi Target Penembakan Saat Berwisata di Bamiyan Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Mei 2024 15:09 3:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Mei 2024 15:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tiga turis asal Spanyol dan seorang warga Afghanistan terbunuh dalam aksi penembakan yang terjadi di daerah wisata populer Bamiyan di bagian tengah Afghanistan, kata pihak berwenang setempat dan Spanyol.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Abdul Mateen Qani mengkonfirmasi kabar kematian empat orang tersebut kepada AFP, mengatakan para korban terbunuh dalam aksi penembakan yang terjadi pada Jumat malam (17/5/2024) di kota Bamiyan.

Empat orang asing dan tiga warga Afghanistan lain juga terluka dalam peristiwa itu, imbuhnya.

Kementerian Luar Negeri Spanyol pada Jumat malam kemudian mengumumkan bahwa tiga turis Spanyol terbunuh, dan sedikitnya satu warga Spanyol lain terluka.

Lewat X (Twitter), Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengungkapkan belasungkawa atas kemalangan yang dialami korban dan keluarganya, serta mengecam keras aksi penembakan itu.

Baca Juga

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Menurut informasi awal yang diberikan sumber di rumah sakit, turis yang terluka berasal dari Norwegia, Australia, Lithuania dan Spanyol.

Qani mengatakan pihak berwenang sudah menangkap empat orang terkait kasus tersebut. Dia tidak mengatakan apakah pelaku penembakan lebih dari satu.

Dalam sebuah pernyataan, Qani menegaskan bahwa pemerintahan Taliban sangat mengecam kejahatan tersebut, dan menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarganya serta memastikan bahwa semua pelakunya akan ditemukan dan dihukum.

Seorang pria warga setempat, yang tidak bersedia disebutkan namanya, mengatakan bahwa dia mendengar suara tembakan bersusulan, dan jalan-jalan kota yang menuju ke lokasi kejadian segera diblokir oleh aparat keamanan.

Bamiyan, tempat di mana terdapat sejumlah patung Buddha berukuran besar yang pernah dibom oleh Taliban pada 2001, merupakan kawasan wisata populer andalan Afghanistan. Sebuah patung besar di sana pada tahun 2015 dipugar oleh pasangan suami-isteri asal China dengan persetujuan pemerintah Afghanistan kala itu dan Unesco.

Pemerintahan Taliban saat ini, meskipun belum mendapatkan pengakuan dari negara lain, meperbolehkan kedatangan wisatawan asing.

Wisatawan asing yang berkunjung ke Afghanistan tidak mendapatkan dukungan konsular setelah kebanyakan kedutaan besar dievakuasi menyusul peralihan pemerintahan ke tangan Taliban. Negara-negara Barat mengimbau warganya untuk tidak melancong ke Afghanistan.

Meskipun demikian, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Afghanistan bertambah seiring dengan membaiknya keamanan di negara itu, sejak Taliban mengambil alih kekuasaan dari pemerintahan sokongan asing menyusul penarikan pasukan Amerika Serikat dan sekutunya pada Agustus 2021.

Sejak Taliban kembali berkuasa, serangan mematikan terhadap orang asing jarang terjadi.

Peringatan bahaya

Setibanya di Provinsi Herat hari Jumat malam, seorang turis asing menulis pesan di sebuah grup WhatsApp untuk para pelancong di Afghanistan bahwa dia dan sejumlah wisatawan lain diberhentikan oleh aparat Taliban dan diberitahu bahwa “Bamiyan tidak lagi aman”.

“Setelah beberapa waktu dan dengan menggunakan Google translate, kami meyakinkan aparat supaya membiarkan kami pergi. Mereka lantas menyuruh kami segera menyelesaikan makan dan menjauh dari jalan,” kata turis itu.

Bamiyan sebagian besar dihuni oleh komunitas Syiah Hazara. Daerah itu kerap menjadi target serangan kelompok ISIS alias IS, yang menganggap ajaran Syiah sesat.

Angka peristiwa pemboman dan serangan bunuh diri berkurang banyak sejak Taliban kembali berkuasa, sementara ISIS masih menjadi ancaman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanBamiyanBuddhaTalibanturis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Tips Hewan Qurban yang Sehat menurut Pakar Peternakan UGM
Tulisan selanjutnya Tarik Minat Pemuda Militer Jepang Pasang Internet Starlink untuk Taruna Laut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?