Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kapal Penabrak Jembatan Baltimore Bergerak Kembali

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Mei 2024 11:57 11:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Mei 2024 11:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kapal kontainer yang menabrak dan meruntuhkan jembatan Francis Scott Key Bridge di Baltimore, Amerika Serikat, hari Senin (20/5/2024) bergerak kembali setelah terperangkap di bawah reruntuhan jembatan selama hampir delapan pekan.

Kapal Dali diseret beberapa kapal tunda ketika “kondisi lingkungan sekitar memungkinkan”, kata pihak US Army Corps of Engineers.

Upaya pemindahan kapal merupakan langkah terakhir untuk memulihkan jalur pelayaran tersebut.

Dali menabrak jembatan itu pada 26 Maret sehingga ambruk dan menewaskan enam pekerja yang sedang menambal jalan raya yang melintang di atas jembatan.

Kapal nahas itu dikabarkan kehilangan tenaga sebelum akhirnya menabrak salah satu tiang penyangga jembatan. Insiden itu menyebabkan sekitar 4.000 ton reruntuhan jatuh ke dalam Sungai Patapsco dan memerangkap kapal. 

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Kapal kontainer sepanjang 289 meter itu masih tertimpa reruntuhan besi jembatan sampai pekan lalu, ketika peledakan terkontrol dilakukan untuk menyingkirkan reruntuhan yang menyebabkan kapal tidak dapat bergerak.

Army Corps of Engineers mengatakan dibutuhkan waktu sekitar 21 jam untuk memindahkan Dali ke sebuah terminal terdekat.

Supaya kapal dapat diseret kapal tunda, bagian tangki ballast di badan kapal – yang diisi air dalam jumlah besar guna mencegah kapal oleng – harus dikosongkan terlebih dahulu, sehingga badan kapal terangkat dari dasar sungai.

Ketika air pasang sekitar pukul 0700 EST (1200 BST), lima kapal tunda dan beberapa kapal lain mulai menyeret Dali sejauh 2,5 mil ke sebuah dermaga terdekat. Reruntuhan aspal jalan masih jelas terlihat berada di atas kapal itu, yang perlu diperbaiki terlebih dahulu sebelum dapat berlayar kembali.

Aparat terkait sebelumnya mengatakan kapal itu perlu diinapkan selama empat sampai enam pekan sebelum dipindahkan ke Norfolk di negara bagian Virginia untuk menjalani perbaikan.

Seluruh 21 awak kapal – yang sebagian besar orang India – masih berada di atas kapal dan ponselnya disita untuk kepentingan penyelidikan oleh FBI. Mereka diberikan peluang terbatas untuk berkomunikasi dengan daratan.

Pihak FBI dan petugas dari National Transportation Safety Board (NTSB) sedang menyelidiki insiden itu.

Darrel Wilson, juru bicara untuk Synergy Marine, perusahaan berbasis di Singapura yang mengoperasikan kapal Dali, dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada BBC hari Senin (20/5/2024) mengatakan bahwa pihaknya berharap awak kapal dapat segera dikeluarkan begitu kapal menyandar di dermaga. Para kru dalam keadaan sehat dan diberikan makanan khas India siap saji, guna memberikan waktu istirahat kepada koki kapal.

Pemerintah kota Baltimore sudah melayangkan gugatan terhadap pemilik kapal, Grace Ocean Private Limited, dan pihak manajer kapal, Synergy Marine Private Limited, dengan tuduhan kelalaian dan kecerobohan. 

Kedua perusahaan tersebut sudah meminta kepada pengadilan untuk membatasi beban tanggung jawab yang harus mereka emban terkait insiden tersebut.

Pihak berwenang di negara bagian Maryland memperkirakan perlu biaya hingga $1,9 miliar dan waktu lebih dari empat tahun untuk membangun kembali jembatan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jembatan Baltimorekapal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekas Marinir Inggris Terdakwa Antek Intelijen Hong Kong Ditemukan Tak Bernyawa
Tulisan selanjutnya Biasa Perangi Al-Shabab Polisi Kenya Ditugaskan ke Haiti Hadapi Geng Kriminal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?