Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MER-C Sebut 6 Relawan WNI Masih Berada di Rafah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 Mei 2024 23:25 11:25 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Mei 2024 05:00
Bagikan
Relawan MERC yang berada di Jalur Gaza (Sumber: Youtube resmi MER-C)
Bagikan

Hidayatullah.com – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mengungkapkan bahwa saat ini ada enam warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi relawan medis di kota Rafah dan keenamnya berada di daerah yang relatif aman dari serangan ‘Israel’.

Relawan MER-C Marissa Noriti kepada PRO3 RRI pada Kamis (30/05) mengatakan tiga diantaranya merupakan dokter.

“Jadi bisa saya sampaikan saat ini yang sedang bertugas di dalam Gaza ada tiga relawan medis, satu dokter bedah, satu dokter spesialis anestesi, dan dokter umum. Serta ada tiga relawan non medis dan terhitung saat ini ada 6 relawan,” ujar Marissa.

Para relawan, menurut Marissa, kini berada di ‘guest house’ di daerah Al Mawasi yang relatif aman lantaran bukan masuk wilayah Red Zone atau wilayah yang menjadi target invasi darat ‘Israel’.

Meski begitu, frekuensi serangan ‘Israel’ ke Jalur Gaza jauh lebih besar daripada sebelumnya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Adanya invasi darat ini serangan jauh lebih besar frekuensinya. Jadi sebelumnya hanya serangan udara, kita setiap hari mendengarkan suara bom drone. Dan saat ini dengan adanya inflasi darat, suara bom jadi lebih sering,” ucapnya.

Sebelumnya relawan MER-C bertugas di sejumlah rumah sakit yang masih berfungsi di Rafah, Gaza Selatan. Yaitu Rumah Sakit An Najar, Rumah Sakit El Emiraty dan Klinik Tal Al Sultan Primary Health Care Center.

Pasca invasi darat ‘Israel’ ke Rafah, tersisa 12 relawan MER-C yang masih bertugas di Jalur Gaza. Semua aktvitas relawan MER-C sempat terhenti pada 8 Mei 2024.

WHO juga sempat melarang Tim MER-C bekerja di RS Emirati dan RS An Najjar. Lokasi yang masih diperbolehkan untuk Tim bertugas adalah di Klinik Tal Al Sultan Primary Health Care Center.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MER-CpalestinaRafahrelawanWNI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Lancarkan Serangan Udara Membabi-buta, 50 Kali dalam Sehari
Tulisan selanjutnya Menyambut Qurban Tanpa Batas Bersama BMH

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?