Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jerman Khawatir Kena Dampak Tarif Tambahan Mobil Listrik China yang Diberlakukan Uni Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2024 17:10 5:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2024 17:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Uni Eropa memgamcam akan memberlakukan tarif tambahan bagi mobil-mobil listrik China menyusul hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa harga yang ditawarkan China terlalu murah sehingga membahayakan industri otomotif Eropa. Namun Jerman – negara anggota UE dengan perekonomian terkuat – justru khawatir kebijakan UE akan merugikan pihaknya.

“Tarif hukuman yang dikeluarkan Komisi Eropa merugikan perusahaan-perusahaan Jerman dan produk-produk unggulan mereka,” kata Menteri Transportasi Jerman Volker Wissing di platform X.

“Mobil harus menjadi lebih murah melalui lebih banyak kompetisi, pasar terbuka, dan kondisi bisnis yang jauh lebih baik di UE, bukan melalui perang dagang dan isolasi pasar,” kata Wissing, seperti dilansir AFP Rabu (12/6/2024).

Setelah meluncurkan penyelidikan tahun lalu, Uni Eropa pada hari Rabu mengancam akan mengenakan tarif tambahan hingga 38 persen pada impor mobil listrik Tiongkok mulai bulan depan, kecuali Brussels dan Beijing dapat menyelesaikan masalah ini.

Negeri tirai bambu itu adalah pasar yang penting bagi produsen mobil Jerman – khususnya Volkswagen, produsen mobil terbesar di Eropa – dan tokoh-tokoh industri otomotif memperingatkan bahwa tarif baru dapat memicu tindak balasan dari Beijing.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Kanselir Olaf Scholz sendiri pada bulan Mei menggarisbawahi bahwa setengah dari kendaraan listrik yang diimpor dari Tiongkok sebenarnya diproduksi oleh pabrikan-pabrikan Barat.

Menyusul pengumuman UE itu, lewat sebuah pernyataan jubir Volkswagen mengatakan pihaknya menolak pemberlakuan tarif tambahan itu, yang menurutnya, justru akan menghempaskan potensi keuntungan yang akan didapat oleh Eropa dan khususnya industri otomotif Jerman.

Asosiasi industri otomotif Jerman VDA mengaku lebih menyukai “perdagangan yang bebas dan adil”.

Berbagai kebijakan tarif “tidak akan menyelesaikan tantangan” yang dihadapi industri ini, kata presiden VDA Hildegard Mueller. Sebaliknya, dia menyerukan upaya untuk menjadikan Eropa lebih menarik sebagai tempat investasi bagi produsen otomotif.

Ola Kallenius, CEO Mercedes-Benz, juga mengaku khawatir dengan tarif-tarif yang akan diberlakukan UE. “Apa yang tidak kita butuhkan, sebagai sebuah negara eksportir, adalah banyaknya rintangan perdagangan,” kata Kallenius.

“Pencabutan pembatasan dan perluasan perdagangan yang adil dan bebas telah menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Jadi kita tidak boleh bergerak ke arah sebaliknya sekarang,” imbuh bos Mercedes-Benz itu.

Sementara itu jubir pemerintah Jerman Steffen Hebestreit menyambut baik fakta bahwa Komisi Eropa terlebih dahulu akan menggelar pertemuan untuk menuntaskan perselisihan itu sebelum ketentuan tarif tersebut diberlakukan pada 4 Juli.

“Kita tidak memerlukan hambatan perdagangan lebih lanjut, justru kita harus memfasilitasi perdagangan dunia. Pada saat yang sama, perdagangan itu juga harus tetap… adil,” tegas Hebestreit.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaJermanotomotifUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fatwa MUI Tentang Salam Lintas Agama dan Toleransi
Tulisan selanjutnya Jamaah Haji ‘Bersarung’ dan Larangan Merokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?