Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Karantina Diserbu Perusuh, 17 Pasien Ebola Melarikan Diri Sprei Pasien Dijarah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2014 12:57 12:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Agustus 2014 12:57
Bagikan
Pasien Ebola di Uganda sedang dirawat petugas medis.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah karantina pasien Ebola di Liberia tengah telah dijarah oleh sekelompok perusuh yang dikabarkan mengambil sprei-sprei yang terkontaminasi oleh darah pasien, lansir Aljazeera.

Akibat serbuan para perusuh itu 17 pasien Ebola yang ada di karantina tersebut lari menyelamatkan diri, sehingga menimbulkan kekhawatiran wabah akan tersebar lebih luas.

Serangan itu terjadi di daerah West Point di Monrovia Sabtu malam (16/8/2014).

Rebecca Weseh yang menyaksikan kejadian itu mengatakan kepada AFP hari Ahad bahwa pelaku penjarahan kebanyakan orang-orang muda yang membawa senjata berupa tongkat pemukul.

Wesseh mengatakan dia mendengar para perusuh itu meneriakkan slogan-slogan anti pemerintahan dan bersikukuh mengatakan bahwa “tidak ada Ebola” di Liberia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka merobohkan pintu-pintu dan menjarah tempat itu.Semua pasien kabur,” kata wanita itu.

Ketua Asosiasi Pekerja Kesehatan Liberia George Williams mengatakan karantina itu menampung 29 pasien Ebola yang mendapatkan perawatan awal sebelum dibawa ke rumah sakit.

“Dari 29 pasien, 17 melarikan diri kemarin malam. Sembilan orang meninggal empat hari lalu dan tiga lainnya diambil paksa oleh kerabat mereka,” kata Williams. “Mereka semua positif Ebola.”

Menutip keterangan asisten menteri kesehatan Tolbert Nyenswah, AP melaporkan bahwa penduduk West Point marah karena pasien-pasien dari daerah-daerah lain di ibukota dibawa ke tempat itu.

AP melaporkan sprei-sprei yang tercemar darah pasien Ebola dijarah oleh para perusuh itu, padahal virus Ebola menular lewatcairan tubuh penderita termasuk darah.

Polisi berusaha menenangkan dan menertibkan kembali warga West Poin, sebuah daerah kumuh yang dihuni sekitar 100.000 orang miskin Liberia, kata pejabat kepada AP.

Wabah Ebola di Afrika Tengah telah merenggut nyawa 1.145 orang, di mana 413 di antaranya meninggal di Liberia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya anggaran permendikbudristek 30 Tidak Nafsi-Nafsi, Muslimah Perlu Memiliki Kesadaran Politik
Tulisan selanjutnya Kelebihan Berat Badan Berisiko Terkena 10 Jenis Kanker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?