Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas PM Thaksin Didakwa Menghina Monarki Thailand

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Juni 2024 16:36 4:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Juni 2024 16:36
Bagikan
Thaksin Shinawatra, mantan perdana menteri Thailand.
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas perdana menteri Thaksin Shinawatra secara resmi hari Selasa (18/6/2024) didakwa menghina monarki Thailand dalam wawancara dengan media pada 2015.

“Jaksa telah mengirim tersangka ke pengadilan,” kata Prayuth Bejraguna dari kantor Kejaksaan Agung Thailand kepada reporter seperti dilansir Reuters.

Thaksin, pengusaha kaya raya yang kini berusia 74 tahun, terancam masuk sel sambil menunggu persidangan apabila permohonan pembebasan dari tahanan dengan jaminan ditolak hakim.

Undang-undang lese-majeste di Thailand, salah satu yang paling ketat di dunia, dapat mengirim terdakwa ke dalam penjara maksimal 15 tahun untuk setiap tindakan yang dianggap sebagai penghinaan terhadap kerajaan.

Partai populis bentukan Thaksin, Pheu Thai, saat ini menguasai pemerintahan setelah memenangkan pemilihan umum. Namun, mereka tidak disukai oleh militer, yang di Thailand memiliki pengaruh kuat terhadap kerajaan dan dunia politik.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Partai politik dan perwakilan yang dipilih rakyat secara sistematis dan berulang kali dihalangi,” kata Thitinan Pongsudhirak, seorang pakar ilmu politik di Universitas Chulalongkorn di Bangkok, kepada Reuters.

Satu keputusan dapat menjatuhkan pemerintahan terpilih atau menggulingkan perdana menteri, katanya, seraya menguraikan betapa besar pengaruh pengadilan di Thailand.

Menurutnya, pengaruh pengadilan yang begitu kuat telah merugikan Thailand, “menumbangkan kemauan rakyat dan mandat rakyat.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:thailandThaksin Shinawatra
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Singapura Kerja Bakti Bersihkan Tumpahan 400 Ton Minyak di Pesisir
Tulisan selanjutnya Musim Kawin di Turki Biaya Naik Hampir Dua Kali Lipat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?