Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

$1,2 Milar untuk Membuat Pabrik Vaksin di Afrika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juni 2024 07:04 7:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juni 2024 07:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Para pemimpin dunia, kelompok kesehatan dan perusahaan farmasi mengumumkan pendanaan sebesar $1,2 miliar  untuk memproduksi vaksin di Afrika, yang sedang menghadapi berbagai krisis kesehatan termasuk meningkatnya jumlah kolesterol.

African Vaccine Manufacturing Accelerator “akan menjadi langkah penting menuju pasar vaksin Afrika yang sejati,” kata Presiden Prancis Emmanuel Macron pada pembukaan sebuah pertemuan tingkat tinggi Global Forum for Vaccine Sovereignty and Innovation di Paris hari Kamis (20/6/2024).

Tiga perempat pendanaan ini akan berasal dari Eropa, kata Macron pada KTT tersebut, yang juga dihadiri oleh para pemimpin dari Botswana, Rwanda, Senegal, Ghana, serta para menteri, kelompok kesehatan dan perusahaan-perusahaan farmasi.

Jerman akan menyumbang $318 miliar untuk skema ini, kata Kanselir Jerman Olaf Scholz melalui pesan video.

Prancis menyumbang $100 juta dan Inggris $60 juta, sementara donor lainnya termasuk Amerika Serikat, Kanada, Norwegia, Jepang, dan Gates Foundation.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Skema ini “dapat menjadi katalis untuk mempromosikan industri farmasi di Afrika dan membina kolaborasi antarnegara anggota”, kata komisi Uni Afrika Moussa Faki Mahamat pada pertemuan itu seperti dilansir AFP.

Afrika mengimpor “99 persen vaksinnya dengan biaya selangit”, imbuhnya.

Munculnya kembali penyakit kolera baru-baru ini di banyak wilayah Afrika menekankan perlunya lebih banyak produsen vaksin lokal. Saat ini hanya satu perusahaan di dunia – EuBiologics Korea Selatan – yang membuat vaksin kolera yang murah dan efektif.

Hanya 2 persen dari vaksin yang diberikan di Afrika dibuat di benua tersebut. Uni Afrika bertujuan untuk meningkatkan angka tersebut menjadi 60 persen pada tahun 2040.

Aliansi vaksin GAVI, yang membantu mendistribusikan vaksin untuk lebih dari 20 penyakit ke negara-negara miskin, merupakan salah satu penyelenggara KTT hari Kamis itu.

Di forum itu, GAVI mengumumkan pihaknya berupaya mengumpulkan $9 miliar untuk mendanai program vaksinnya dari tahun 2026 hingga 2030.

AS akan menyumbang $1,58 miliar untuk upaya GAVI tersebut, kata Ibu Negara Jill Biden dalam pesan video.

Ketua GAVI Jose Manuel Barroso mengatakan sudah 1 juta anak divaksinasi sejak 2000, dan ini merupakan pencapaian luar biasa.

Namun, masih ada jutaan anak lain yang belum pernah menerima vaksinasi terhadap penyakit apa pun – dan “ratusan juta anak lainnya memerlukan akses terhadap lebih banyak vaksin,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrikavaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Udara Amerika Tewaskan Tokoh Senior ISIS di Suriah
Tulisan selanjutnya Keluarga Terkaya di Inggris Divonis Bersalah Mengeksploitasi PRT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?