Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dukung Usulan Indonesia, Malaysia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Juli 2024 00:29 12:29 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Juli 2024 06:00
Bagikan
Perdana Menteri Malaysia Dato Anwar Ibrahim menolak tekanan Barat mengecam Hamas
Bagikan

Hidayatullah.com – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan pada tanggal 2 Juli bahwa negaranya siap mengirimkan pasukan penjaga perdamaian bersama Indonesia untuk memastikan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Perdana Menteri Malaysia mengatakan bahwa ia telah melakukan percakapan via telepon dengan Presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto, menjelaskan bahwa mereka “membahas serangan terhadap Palestina.”

Dia menekankan bahwa mereka “siap untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza bekerja sama dengan Indonesia jika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memintanya.”

Anwar Ibrahim merupakan salah satu menjadi pendukung Palestina dan penentang keras kekejaman ‘Israel’ terhadap warga Palestina di Gaza. Pada bulan Juni, ia menekankan bahwa “ada situasi yang membutuhkan intervensi tanpa ragu-ragu dan tegas” dan mengutuk “kekejaman mencolok yang dilakukan Israel di ladang pembantaian dengan dalih membela diri, dan kolonialisme pemukim yang tak ubahnya seperti kampanye genosida yang sistematis untuk menggusur seluruh penduduk asli.”

Sebelumnya, presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, mengatakan pada bulan Juni lalu bahwa negaranya siap mengirimkan pasukan penjaga perdamaian untuk menegakkan gencatan senjata di Gaza jika diminta.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Pada konferensi keamanan Shangri-La Dialogue, Prabowo menyatakan, “Ketika dibutuhkan dan ketika diminta oleh PBB, kami siap untuk menyumbangkan pasukan penjaga perdamaian yang signifikan untuk menjaga dan memantau gencatan senjata yang prospektif ini serta memberikan perlindungan dan keamanan kepada semua pihak dan semua pihak.” Prabowo adalah mantan jenderal pasukan khusus dan Menteri Pertahanan Indonesia saat ini. Dia akan mulai menjabat pada bulan Oktober.

Baca juga: Anwar Ibrahim Melarang Perusahaan Pelayaran ‘Israel’ Berlabuh di Malaysia  

Dukungan Malaysia ini menyusul pengumuman Presiden AS Joe Biden tentang proposal tiga fase gencatan senjata di Gaza, yang kemudian ditolak oleh ‘Israel’.

Prabowo lebih lanjut menyatakan bahwa diperlukan investigasi yang komprehensif terhadap bencana kemanusiaan di Rafah dan “solusi yang adil” untuk konflik tersebut.

“Dan itu berarti hak-hak tidak hanya Israel untuk eksis, tetapi juga hak-hak rakyat Palestina untuk memiliki tanah air mereka sendiri, negara mereka sendiri, hidup dalam damai,” tambahnya.

Pada bulan Mei, pihak berwenang di UEA, Mesir, dan Maroko mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan inisiatif yang dipimpin oleh Amerika Serikat untuk membentuk “pasukan penjaga perdamaian” di Gaza setelah perang berakhir, menurut para pejabat Barat dan Arab yang berbicara dengan Financial Times.

“Tiga negara Arab telah melakukan diskusi awal, termasuk Mesir, UEA, dan Maroko, namun mereka ingin AS mengakui negara Palestina terlebih dahulu,” kata seorang pejabat Barat yang tidak disebutkan namanya kepada media Inggris tersebut.*

Baca juga: Kecam Dominasi Dolar AS, Anwar Ibrahim: Malaysia akan Gabung BRICS

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anwar IbrahimgazaMalaysiapasukan perdamaianPrabowo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sniper Brigade Al-Qassam (Video) Sniper Brigade Al-Qassam Beraksi, Tembak Tentara ‘Israel’ di Atas Tank
Tulisan selanjutnya Peran Orientalisme dalam Mencegah Kebangkitan Islam Peran Orientalisme dalam Mencegah Kebangkitan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?