Hidayatullah.com – Penjajah ‘Israel’ melarang masuknya lebih dari dari satu juta vaksin polio yang sangat dibutuhkan ke Jalur Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Palestina (07/08/2024).
“Jalur Gaza membutuhkan 1,3 juta dosis vaksin polio… Israel masih menolak untuk mengizinkan masuknya vaksin ke Jalur Gaza,” kata Musa Abed, Direktur Perawatan Kesehatan di kementerian tersebut.
“Risiko penyebaran virus polio di Jalur Gaza masih ada mengingat agresi Israel yang sedang berlangsung dan perampasan alat kebersihan umum dari penduduk. Keterlambatan pasokan vaksin akan memperburuk kondisi kesehatan yang sudah buruk dan berdampak serius pada kesehatan anak-anak dan kelompok rentan seperti orang tua dan orang sakit,” tambah Abed.
Penyakit menular telah menyebar dengan cepat di seluruh Jalur Gaza sebagai akibat dari kampanye genosida ‘Israel’ dan pengungsian internal hampir dua juta warga Palestina.
Baca juga: Epidemi Polio Merebak di Jalur Gaza, Anak-anak Jadi Korban
“Ada bencana epidemiologi yang akan segera terjadi di Jalur Gaza sebagai akibat dari merebaknya penyakit yang ditularkan melalui air atau pernapasan. Ada lebih dari 100.000 kasus epidemi hepatitis … pada tahun sebelum agresi [Israel] hanya ada 85 kasus di seluruh Jalur Gaza,” Menteri Kesehatan Palestina Majed Abu Ramadan memperingatkan pada tanggal 4 Agustus.
“Hal yang paling berbahaya yang kami derita adalah kemungkinan terjadinya wabah polio di Jalur Gaza,” tambah menteri kesehatan tersebut.
Peringatan kementerian kesehatan pada hari Kamis itu muncul setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan akan mengirimkan satu juta vaksin polio ke daerah pantai terblokade itu.
Pada 18 Juli, Kementerian Kesehatan berkoordinasi dengan UNICEF mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan adanya virus polio di Gaza, yang ditemukan dalam uji sampel air limbah.
Kementerian tersebut mengatakan bahwa kehadiran dan penyebaran virus polio disebabkan oleh kepadatan pengungsi, kerusakan infrastruktur kesehatan dan sanitasi, serta kekurangan pasokan medis dan kebersihan.
Mereka memperingatkan bahwa hal ini menjadi ancaman bagi ribuan warga Gaza dan menyerukan agar perang segera diakhiri, penyediaan air bersih, dan perbaikan saluran pembuangan yang dihancurkan oleh pasukan Zionis ‘Israel’.
Beberapa hari kemudian, penjajah ‘Israel’ mengumumkan program vaksinasi polio kepada pasukannya di Gaza dan membiarkan warga Palestina tidak terlindungi dari penyakit tersebut.*
Baca juga: Ancaman Virus Polio Hantui Tentara ‘Israel’ yang Duduki Gaza




