Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

5 Aktivis Pro-Palestina Dipenjara Usai Bikin Rugi Pabrik Senjata ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2024 09:01 9:01 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Agustus 2024 09:01
Bagikan
Aktivis menduduki gedung di pabrik Mesin UAV, tempat mesin untuk drone Elbit Systems dibuat di Shenstone, dekat Birmingham (Palestine Action)
Bagikan

Hidayatullah.com – Lima aktivis dari Palestine Action Scotland telah dipenjara setelah mereka menduduki sebuah pabrik senjata milik sebuah perusahaan Prancis yang memiliki kemitraan dengan produsen senjata ‘Israel’.

Stuart Bretherton dan Eva Simmons, keduanya berusia 25 tahun, Calum Lacy, 23 tahun, Erica Hygate, 23 tahun, dan Sumaya Javaid, 22 tahun, memanjat gedung Thales UK di Govan, Glasgow, pada tanggal 1 Juni 2022.

Kelimanya menduduki atap pabrik pembuat senjata dan menjatuhkan spanduk untuk mengganggu produksi. Dua di antaranya juga merusak persenjataan di dalam gedung. Secara keseluruhan, mereka menyebabkan kerugian lebih dari 1 juta poundsterling (setara lebih dari Rp20 Miliar) bagi Thales.

Para aktivis mengaku bersalah karena telah melakukan tindakan yang menyebabkan kekacauan.

Hygate kemudian mengaku bersalah di Pengadilan Sheriff Glasgow atas perbuatan melanggar ketertiban, sementara Javaid secara terpisah mengaku bersalah atas perbuatan jahat dan berperilaku dengan cara yang mengancam atau kasar.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Tiga orang yang dinyatakan bersalah atas pelanggaran perdamaian dijatuhi hukuman tahanan 12 bulan, sedangkan dua orang yang dinyatakan bersalah atas pelanggaran perdamaian dan perbuatan jahat dijatuhi hukuman tahanan 14 bulan dan 16 bulan.

Mereka diharapkan untuk menjalani setengah dari hukuman mereka di penjara.

Hakim menyatakan bahwa tujuan dari hukuman tersebut adalah untuk mencegah aktivisme lebih lanjut terhadap perusahaan-perusahaan senjata di Skotlandia.

Thales adalah salah satu perusahaan senjata terbesar di dunia – memproduksi kendaraan lapis baja, sistem rudal, dan UAV (pesawat tanpa awak) militer.

Menurut Palestine Action, Thales bekerja sama dengan Elbit Systems, perusahaan senjata terbesar di Israel, untuk memproduksi drone militer di pabrik milik bersama mereka di Leicester yang disebut UAV Tactical Systems.

Sheriff John McCormick mengatakan: “Pengadilan harus memperhatikan dampak besar yang ditimbulkannya – dampaknya terhadap karyawan serta sumber daya polisi dan layanan darurat. Sebanyak 20 polisi, satu inspektur dan dua sersan berada di sana selama dua hari atau empat shift.

“Tempat tersebut ditutup karena masalah keamanan dan mengganggu aktivitas bisnis yang mencakup masalah keamanan nasional. Kerusakan yang ditimbulkan mencapai £1.130.783 yang tidak termasuk biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat, polisi atau petugas layanan darurat.”

Saat ini ada 16 aktivis Palestine Action yang dipenjara karena apa yang mereka katakan sebagai “mengambil tindakan melawan keterlibatan dalam kolonialisme dan genosida.”

Seorang juru bicara Palestine Action mengatakan: “Memenjarakan para aktivis yang mengambil tindakan terhadap perdagangan senjata Skotlandia dengan Israel hanya akan melindungi perusahaan-perusahaan yang memungkinkan terjadinya genosida. Hukuman seperti itu akan mendorong lebih banyak orang untuk mengakui keterlibatan Skotlandia dalam genosida Gaza yang sedang berlangsung dan memotivasi mereka untuk mengambil tindakan melawannya. Mereka yang mempersenjatai pembantaian terhadap rakyat Palestina adalah pihak yang bersalah, bukan mereka yang mengambil tindakan untuk menghentikannya.”

Thales membantah mendukung militer ‘Israel’.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aktivis Palestinainggrispalestinaskotlandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Israel Cacat Kekurangan Pasukan, ‘Israel’ Wajibkan 15 Ribu Warganya untuk Jadi Tentara Cadangan
Tulisan selanjutnya ‘Aisyiyah Jawa Tengah Sukses Selenggarakan ToT Mubalighot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?