Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Paus Beluga Terduga Mata-mata Rusia Mati di Perairan Norwegia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 September 2024 07:07 7:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 September 2024 07:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seekor paus beluga yang dicurigai telah dilatih untuk menjadi mata-mata oleh Rusia ditemukan mati di perairan Norwegia.

Bangkai hewan air itu – yang diberi nama panggilan Hvaldimir – ditemukan mengambang di pesisir kota di bagian barat daya Risavika dan dibawa ke pelabuhan terdekat untuk diperiksa.

Paus berwajah mirip lumba-lumba hidung botol itu pertama kali tampak di perairan Norwegia lima tahun lalu dengan sebuah kamera GoPro bertuliskan “peralatan St Petersburg” terikat di badannya.

Temuan itu menghebohkan dan menimbulkan kecurigaan bahwa mamalia air itu merupakan paus mata-mata – sesuatu yang menurut para pakar pernah terjadi di masa lampau. Moskow tidak pernah menanggapi tuduhan tersebut.

Hvaldimir ditemukan tidak bernyawa pada akhir pekan oleh Marine Mind, sebuah organisasi yang melacak pergerakannya selama bertahun-tahun, lansir BBC Ahad (1/9/2024).

Baca Juga

Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam
Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional
Presidium BMIWI Tegaskan Sikap Penolakan terhadap Gerakan LGBT
BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan

Pendiri Marine Mind Sebastian Strand mengatakan kepada AFP bahwa penyebab kematian Hvaldimir tidak diketahui dan di tubuhnya tidak terlihat ada luka.

“Kami berhasil mengambil bangkainya dan meletakkannya di ruangan berpendingin, sebagai persiapan untuk dilakukannya nekropsi oleh lembaga kehewanan,” kata Strand kepada AFP.

Diperkirakan berusia sekitar 15 tahun, Hvaldimir tidak tua untuk seekor paus beluga, yang masa hidupnya bisa mencapai 60 tahun.

Paus berwajah imut itu pertama kali terpantau mendekati kapal-kapal Norwegia pada April 2019 di dekat Pulau Ingoya, sekitar 415 kilometer dari Murmansk di mana Armada Utara Northern milik Rusia berada.

Penampakannya menarik perhatian karena sangat jarang seekor beluga berenang hinga jauh ke selatan dari perairan Arktik.

Penemuan beluga mencurigakan ini mendorong dinas intelijen domestik Norwegia untuk melakukan penyelidikan, yang kemudian setelah itu mengatakan bahwa paus tersebut sepertinya sudah dilatih oleh militer Rusia karena dia sangat akrab dengan manusia.

Paus itu kemudian dikenal dengan panggilan Hvaldimir, gabungan dari kata paus dalam bahasa Norwegia “hval” dan nama presiden Rusia Vladimir Putin.

Rusia konon memiliki sejarah pelatihan mamalia laut seperti lumba-lumba untuk tujuan militer dan situs web Barents Observer mengidentifikasi adanya sejumlah kandang paus di dekat pangkalan laut di Murmansk.

Kremlin tidak pernah secara resmi menanggapi klaim bahwa Hvaldimir diduga telah dilatih oleh militer Rusia. Sebelumnya, Rusia telah membantah kabar adanya program yang bertujuan untuk melatih mamalia laut sebagai mata-mata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:belugaHvaldimirNorwegiarusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Netanyahu Menolak Bertanggung Jawab atas Kematian Tawanan Israel di Gaza
Tulisan selanjutnya Paus Fransiskus Memulai Tur 12 Hari Asia-Pasifik Pertama ke Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika

Berita
19 Agustus 2026 18:22
Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
Presidium BMIWI Tegaskan Sikap Penolakan terhadap Gerakan LGBT
Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’
Turki dan ‘Israel’ Berlomba-Lomba Jadi Pusat AI Dunia

Terbaru

  • Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam
  • Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
  • Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional
  • Presidium BMIWI Tegaskan Sikap Penolakan terhadap Gerakan LGBT
  • BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan
  • Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
  • Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik

20 Agustus 2026 19:37
Berita

Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah

20 Agustus 2026 18:04
Berita

1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi

20 Agustus 2026 15:00
Berita

LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan

20 Agustus 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?