Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tertarik MM2H Kaum Muda Kaya China Berbondong-bondong ke Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 September 2024 16:16 4:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 September 2024 16:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Skema visa Malaysia My Second Home (MM2H) yang diperbarui mendorong peningkatan minat yang signifikan dari kalangan pemuda kaya asal China, lapor South China Morning Post (SCMP).

Eugene Lim dari K-Konsult Taxation, yang memberikan jasa konsultasi seputar program MM2H, menyoroti lonjakan signifikan pertanyaan, terutama yang disampaikan melalui TikTok dan Douyin. Lebih dari 1.000 pertanyaan diterima K-Konsult Taxation lewat kedua platform media sosial populer itu.

“Banyak anak muda yang berencana pindah dan kami sudah menangani cukup banyak permintaan informasi. Namun, pendaftaran belum dibuka karena perizinan belum beres,” katanya kepada SCMP, media yang beroperasi sejak era kolonial Inggris di Hong Kong.

Skema Malaysia sebagai rumah kedua itu, yang menawarkan visa lima tahun dengan investasi paling sedikit sekitar US$300.000, pada bulan Juni prosedurnya disederhanakan.

Menurut laporan SCMP Rabu (11/9/2024), kategorinya dibuat menjadi tiga tingkatan – platinum, gold dan silver – dan sekarang pemohon tidak lagi diharuskan menunjukkan bukti kepemilikan pendapatan minimum dari sumber luar negeri dan aset likuid sedikitnya RM1,5 juta (US$317.000).

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Tingkatan silver atau perak, yang mensyaratkan deposit tetap sebesar US$150.000 dan properti tempat tinggal senilai sedikitnya RM600.000 (US$126.600), paling banyak menarik minat kalangan muda China.

“Begitu perizinan selesai dan pendaftaran dibuka, kami perkirakan permintaan akan naik satu atau dua kali lipat,” kata Lim saat menghadiri World Chinese Entrepreneurs Convention (WCEC) di Kuala Lumpur.

Menurut laporan SCMP, dari 56.000 peserta aktif program MM2H sebanyak 24.765 merupakan warga negara China.

Selain MM2H, investor asal China juga tertarik untuk menanamkan modal di lahan industri di Malaysia.

Sidney Cheo dari Seri Pajam Development mengatakan, “Sekitar 50 persen pertanyaan yang kami terima bulan ini berasal dari China. Permintaan melebihi pasokan.”

Pemerintah Malaysia pimpinan Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim giat berupaya menarik investor asal Tiongkok.

“Ikatan dan hubungan yang lebih kuat dengan China akan menguntungkan Malaysia dan kawasan ini,” kata PM Anwar saat peluncuran WCEC ke-17 di Kuala Lumpur yang digelar pada tanggal 9-11 September 2024, menurut laporan SCMP.

Namun demikian, muncul kekhawatiran perihal dampak dari kedatangan orang-orang kaya China ke Malaysia.

Ang Kian You, pengusaha Malaysia keturunan China yang pabriknya di Johor berhasil bertahan dari tantangan pascapandemi Covid-19, menyampaikan kekhawatirannya.

“Dulu kami memiliki 44 pabrik masker penutup muka di dalam negeri, kini hanya tersisa empat pabrik karena banyaknya impor dari Tiongkok,” kata Ang.

Meskipun khawatir, Ang berusaha mempertahankan pandangan pragmatis.

“Saat timur terbit, matahari di barat akan terbenam,” ujarnya, menekankan perlunya pemerintah Malaysia menavigasi pergeseran perekonomian global secara strategis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaMalaysia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peraturan Baru Berhasil Mengurangi Kepadatan Pengunjung Gunung Fuji
Tulisan selanjutnya Presiden Iran Pezeshkian Pilih Iraq sebagai Tujuan Lawatan Mancanegara Perdana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?