Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Datangi Kantor Transisi, Aktivis HAM Desak Jokowi Buka Kasus Munir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2014 04:48 4:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2014 04:48
Bagikan
Para jenderal di balik Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Bagikan

Hidayatullah.com-Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) mendatangi kantor Tim Transisi Jokowi-JK di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/08/2014) siang.

Kedatangan mereka untuk mendesak Jokowi yang akan dilantik menjadi presiden membuka laporan akhir tim pencari fakta kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Thalib ke publik.

“Kita tantang Jokowi membuka laporan akhir Tim Pencari Fakta (TPF) Kasus Munir sebagaimana diamanatkan oleh tim pencari fakta,” kata koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar di kantor Tim Transisi dikutip JPNN.

Selain KontraS, perwakilan dari organisasi lain seperti Imparsial, Setara Institute dan Elsam juga hadir. Mereka ditemui oleh Deputi Tim Transisi, Andi Widjajanto.

Haris menjelaskan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebenarnya sudah mendapat rekomendasi format keputusan presiden terkait kasus Munir dari TPF. Tapi, rekomendasi itu tidak pernah diindahkan oleh SBY.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“SBY membuka pintu, tapi tidak pernah menyelesaikannnya. Jokowi harus berbeda dengan SBY soal penuntasan kasus HAM,” ucap Haris.

Di tempat yang sama, Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti mengingatkan kasus pelanggaran HAM yang terbengkalai jumlahnya sangat banyak. Karena itu, Jokowi harus bergerak cepat jika memang berniat untuk menyelesaikannya.

Poengky menyebut kerusuhan Mei, kasus Talangsari, kasus 1968, kasus Trisakti-Semanggi, serta kasus penembakan misterius dan kasus pelanggaran HAM di Wasior-Wamena sebagai beberapa yang perlu perhatian khusus.

“Jokowi harus fokus menyelesaikan kasus itu dengan cara menerbitkan Keppres untuk membentuk pengadilan HAM AD Hoc,” tuturnya.

Sebelum ini, Suciwati Munir, istri almarhum aktivis Munir menuntut Presiden terpilih Joko Widodo melakukan upaya penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) dengan membersihkan pemerintahannya dari para pelanggar HAM.

“Semua tuntutan sudah saya suarakan di akun Twitter dan lewat berbagai media sosial lain. HAM bukanlah komiditas politik. Pemerintahan Jokowi harus konsisten dengan bersih dari unsur para pelanggar HAM,” kata Suciwati, Senin 18 Agustus 2014
Jokowi seharusnya melibatkan Komnas HAM jika ingin mengetahui para pelanggar HAM di masa lalu. “Semua fakta dan bukti sudah ada,” katanya dikutip Vivanews.com.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjaga Al Qur`an Seperti Menjaga Onta
Tulisan selanjutnya 88 Relawan Gabung Tim Transisi, Diminta tak Ganggu Jokowi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?