Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kanada Tuding Menteri India Amit Shah Otak Pembunuhan Separatis Sikh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2024 14:54 2:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Oktober 2024 02:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Kanada menuding Menteri Dalam Negeri India Amit Shah, sekutu politik Hindu Nasionalis PM Narendra Modi, sebagai otak pembunuhan separatis Sikh di wilayah Kanada.

Surat kabar The Washington Post yang pertama kali melaporkan bahwa pejabat Kanada menuduh Shah berada di balik aksi-aksi kekerasan dan intimidasi yang menarget separatis Sikh di Kanada.Wakil Menteri Luar Negeri Kanada David Morrison, hari Selasa (29/10/2024), menjelaskan kepada sebuah panel parlemen bahwa dirinya yang mengatakan kepada surat kabar yang berbasis di Amerika Serikat The Washington Post bahwa Shah orang di balik aksi-aksi itu.

“Jurnalis itu menelepon saya dan bertanya apakah memang orang itu (Shah). Saya mengkonfirmasi memang orang tersebut,” kata Morrison, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

High Commission of India di Ottawa dan Kementerian Luar Negeri India belum memberikan komentar perihal itu, lansir Reuters.

India menyebut separatis Sikh sebagai “teroris” dan ancaman terhadap keamanan negaranya. Separatis Sikh menuntut tanah air independen yang dikenal sebagai Khalistan yang terlepas dari India. Pemberontakan Sikh di India pada 1980-an dan 1990-an menewaskan puluhan orang.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pada periode tersebut terjadi kerusuhan anti-Sikh tahun 1984 yang menyebabkan ribuan orang tewas menyusul pembunuhan Perdana Menteri Indira Gandhi oleh pengawalnya seorang Sikh, setelah dia memerintahkan pasukan keamanan untuk menyerbu kuil paling suci kaum Sikh guna menumpas separatis.

Kanada pada pertengahan Oktober mengusir diplomat India, mengaitkan mereka dengan pembunuhan pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh Nijjar pada tahun 2023 di wilayah Kanada. India juga memerintahkan pengusiran diplomat Kanada.

Kasus di Kanada bukan satu-satunya serangan terhadap separatis Sikh oleh India di tanah asing.

Amerika Serikat sudah mendakwa bekas perwira intelijen India, Vikash Yadav, atas tuduhan mengarahkan rencana pembunuhan di New York – yang tidak berhasil – pemimpin separatis Sikh Gurpatwant Singh Pannun, seorang warga negara AS-Kanada dan pengkritik pemerintahan India.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amit ShahIndiakanadaSikh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Permintaan Emas Dunia Catatkan Rekor Tertinggi, Capai 1.300 Ton
Tulisan selanjutnya Kompensasi Bagi Narapidana Jerman Timur yang Dipaksa Kerja Garap Furnitur IKEA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?