Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Kebiasaan Begadang bisa Sebabkan Kemungkinan Kematian Dini

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 November 2024 17:23 5:23 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 November 2024 18:30
Bagikan
Bagikan

Selain resiko kematian dini, gaya hidup begadang malam hari menyebabkan risiko diabetes tipe 2

Hidayatullah.com | MENURUT sebuah studi yang diterbitkan pada Mei 2023 di Chronobiology International, orang-orang yang suka begadang—orang-orang yang tidur larut malam dan bangun lebih siang—kemungkinan meninggal lebih awal daripada mereka yang bekerja pada pagi hari.

Hal itu terutama karena mereka yang begadang lebih berisiko mengembangkan kebiasaan yang tidak sehat, kata peneliti Institut Kesehatan Kerja Finlandia Christer Hublin kepada CNN.

“Peningkatan risiko kematian yang terkait dengan orang yang jelas-jelas aktif di malam hari (begadang, red) tampaknya terutama disebabkan oleh konsumsi tembakau dan alkohol yang lebih besar,” kata Hublin dalam sebuah pernyataan. “Hal ini dibandingkan dengan mereka yang jelas-jelas aktif di pagi hari.”

Studi Hublin mengamati sekitar 24.000 saudara kembar dari tahun 1981 hingga 2018 untuk mencatat kemungkinan penyebab perilaku yang berhubungan dengan kesehatan.

Baca Juga

Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

Sekitar 10% saudara kembar yang terlibat dalam studi tersebut mengatakan bahwa mereka adalah orang yang suka begadang, sementara 33% mengatakan bahwa mereka agak lebih suka begadang.

Studi ini memperhitungkan tingkat pendidikan, konsumsi alcohol (miras), penggunaan produk asap, massa tubuh, dan durasi tidur masing-masing saudara kembar untuk membandingkan dan mengontraskan gaya hidup orang yang suka begadang dengan orang yang suka bangun pagi.

Menurut hasil penelitian, orang yang suka begadang memiliki risiko kematian dini 9% lebih tinggi daripada orang yang suka bangun pagi.

“Kita telah lama mengetahui bahwa mereka yang memiliki preferensi tipe malam cenderung menjadi peminum berat, memiliki gangguan penggunaan alkohol , dan juga cenderung menggunakan zat lain termasuk tembakau,” kata Dr. Bhanu Prakash Kolla, seorang spesialis pengobatan tidur, kepada CNN.

Meskipun penggunaan alkohol dan merokok mungkin berperan dalam kenaikan risiko sebesar 9%, hal-hal tersebut tidak menceritakan keseluruhan cerita.

“Kemungkinan penyebab lainnya yang terlintas di pikiran adalah mereka yang lebih suka begadang cenderung harus bangun pagi untuk bekerja/sekolah sehingga akhirnya kurang tidur dan kurang tidur dapat meningkatkan risiko,” kata Dr. Kolla.

Penyebab Diabetes

Studi lain yang dilakukan di Brigham and Women’s Hospital, Sekolah Kedokteran di Boston, menunjukkan bahwa orang dengan kebiasaan begadang dan bergaya hidup kurang sehat berisiko lebih besar mengidap diabetes tipe 2.

Studi tersebut menemukan bahwa mereka yang cenderung begadang berisiko 72 persen lebih besar terkena diabetes.

Salah satu penulis penelitian, Sina Kianersi,  mengatakan, “Kami menemukan bahwa kronotipe tersebut memiliki korelasi dengan gaya hidup yang kurang sehat. Orang-orang dengan pola tidur semacam ini seringkali memiliki pola makan yang tidak seimbang, kurang berolahraga, cenderung konsumsi alkohol dalam jumlah besar, memiliki indeks massa tubuh yang tidak ideal, merokok, serta sering tidur di luar durasi tujuh hingga sembilan jam yang dianjurkan setiap malam,” katanya.

Setelah mempertimbangkan faktor-faktor gaya hidup tidak sehat di atas, risiko pengidap diabetes tipe 2 pada mereka yang begadang berkurang, menjadi hanya 19 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki rutinitas bangun lebih pagi.

“Faktor gaya hidup tentu berperan, namun masih ada kenaikan risiko diabetes tipe 2 yang terdeteksi setelah mempertimbangkan semua faktor tersebut,” kata Kianersi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:begadangdiabetesgaya hidupHeadlinekematian dininongkrongPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banjir Besar di Valencia Renggut 207 Nyawa Ribuan Orang Bantu Bersih-bersih
Tulisan selanjutnya Dianggap Hina Nabi Muhammad, Konten Kreator Agatha of Palermo Dipolisikan 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’

Berita
27 Oktober 2026 14:42
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Terbaru

  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
  • Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
  • BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
  • Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
  • Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
  • Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
  • Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
  • Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

8 Juli 2026 08:09
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

3 Juli 2026 20:54
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

21 Juni 2026 13:43
Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?