Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Polisi Swedia Sekarang Bisa Sita Barang Mewah yang Diduga Dibeli Pakai Uang Haram

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 November 2024 20:54 8:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 November 2024 20:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Satu pekan setelah diberikan kewenangan untuk menyita barang-barang mewah yang diduga dibeli dengan uang haram hasil kejahatan, termasuk dari tangan orang yang tidak melakukan tindak pidana, aparat Kepolisian Swedia hari Jumat (15/11/2024) mengatakan sudah menyita berbagai barang dengan total nilai hampir $1 juta.

Undang-undang yang diloloskan oleh parlemen pada 2 Oktober dan mulai berlaku efektif sejak 8 Oktober itu dimaksudkan untuk memberantas kejahatan terorganisir.

UU itu memberikan kewenangan kepada kepolisian untuk menyita berbagai barang mewah yang diduga dibeli dengan uang hasil kejahatan dari siapa saja, termasuk dari orang yang tidak melakukan tindak pidana dan anak di bawah umur. Penyitaan dapat diinisiasi oleh polisi tetapi kemudian harus disetujui oleh pengadilan.

Contohnya, mobil sport mahal yang dikendarai oleh seorang pengangguran yang tidak memiliki penghasilan resmi dan dia tidak dapat menjelaskan bagaimana membayarnya.

Polisi mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka sudah menangani 56 kasus, menyita uang tunai dan barang-barang termasuk mobil, sepeda motor, jam tangan dan tas senilai lebih dari 10 juta kronor ($910.000), lansir AFP.

Baca Juga

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Swedia beberapa tahun terakhir mengalami lonjakan kasus penembakan dan pemboman geng yang terkait dengan aksi balas dendam dan perebutan pasar narkoba.

Pada tahun 2023, negara itu mencatat 53 kematian dalam 363 kasus penembakan, yang semakin banyak terjadi di tempat umum dan terkadang menelan korban tak bersalah, seperti pejalan kaki.

Pelakunya sering kali remaja yang disewa sebagai pembunuh bayaran, karena mereka yang berusia di bawah 15 tahun tidak dapat dipidanakan.

Perdana Menteri Ulf Kristersson mengatakan dalam konferensi pers pekan lalu bahwa undang-undang baru tersebut merupakan “reformasi terbesar sejak hukum pidana diperkenalkan” pada tahun 1965 di Swedia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:swedia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Usai Shalat Politisi Pakistan Ditembak Mati ISIS
Tulisan selanjutnya Terlibat Korupsi Menteri Kesehatan Kroasia Dipecat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

16 Oktober 2026 15:36
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?