Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perusahaan Pertahanan Thales Diperiksa dalam Kasus Korupsi dan Suap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 November 2024 17:36 5:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 November 2024 17:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Aparat Inggris dari Serious Fraud Office (SFO) sedang menyelidiki dugaan penyuapan dan korupsi di Thales Group, sebuah perusahaan kontraktor elektronik pertahanan dan kedirgantaraan multinasional.

Perusahaan itu, yang berkantor pusat di Paris dan memiliki anak perusahaan di Inggris yang mempekerjakan lebih dari 7.000 orang, dikenal di kalangan industri pertahanan karena berbagai bisnisnya, termasuk pembuatan misil dan peluncurnya, memasok sistem sonar untuk kapal-kapal selam Royal Navy, serta merancang kapal-kapal induk sekelas HMS Queen Elizabeth.

Aparat dari SFO dan sejawat serupanya di Prancis, Parquet National Financier (PNF), sudah memberi tahu perusahaan itu tentang penyelidikan bersama mereka, dengan masing-masing lembaga berkonsentrasi pada yurisdiksinya masing-masing, lansir The Guardian Kamis (21/11/2024).

Pengumuman tentang investigasi terhadap Thales itu menyusul penggeledahan yang dilakukan terhadap kantor-kantor perusahaan itu di Prancis, Spanyol dan Belanda pada musim panas oleh aparat penegak hukum.

Reuters melaporkan bahwa tiga penggeledahan itu berkaitan dengan dua investigasi kasus korupsi yang terpisah.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Di Inggris, bisnis Thales paling banyak berhubungan dengan pertahanan, dan itu dikabarkan tumbuh pesat.

Rudal-rudal buatan Thales yang dibuat di pabriknya di Belfast sudah banyak dikirim – lewat Kementerian Pertahanan Inggris – ke Ukraina untuk menjatuhkan jet tempur, drone, helikopter, serta tank Rusia.

Awal tahun ini, Thales mengatakan penjualannya meningkat dua kali lipat sejak sebelum invasi Moskow dan diperkirakan akan meningkat dua kali lipat lagi dalam dua tahun ke depan.

Menanggapi investigasi-investigasi itu, seorang juru bicara Thales mengatakan bahwa pihak perusahaan akan bersikap kooperatif.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisKorupsiPrancisThales
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Viktor Orban Undang Netanyahu ke Hungaria Jamin Tidak akan Ditangkap
Tulisan selanjutnya Bentuk Apresiasi Bagi Khadimatul Masjid, 20 Orang Marbot Diberangkatkan Umroh Gratis Bentuk Apresiasi Bagi Khadimatul Masjid, 20 Marbot Diberangkatkan Umroh Gratis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?