Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Paus Fransiskus Tambah 21 Kardinal Baru dari 5 Benua

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Desember 2024 13:50 1:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Desember 2024 13:50
Bagikan
Kardinal Katolik berkumpul di Basilika Santo Petrus di Vatikan, sebelum konklaf Kepausan untuk memilih Paus
Bagikan

Hidayatullah.com– Paus Fransiskus, hari Sabtu (7/12/2024), menambahkan 21 rohaniwan dari lima benua sebagai kardinal baru ke dalam College of Cardinals, dewan kardinal di Gereja Katolik Roma yang anggotanya berwenang untuk memilih pemimpin Vatikan yang baru.

Dengan penambahan itu, Fransiskus menempatkan 110 dari 140 kardinal di dewan tersebut yang berusia di bawah 80 yang nantinya bertugas untuk memilih penggantinya.

Lima uskup Amerika Latin – dari Ekuador, Chili, Brazil, Peru, dan Argentina, dua dari Pantai Gading dan Aljazair di Afrika, serta Uskup Agung Teheran termasuk di antara mereka yang diangkat menjadi kardinal.

“Belum pernah ada Paus dari Afrika, tetapi kemungkinan nanti akan ada,” kata Ignace Bessi Dogbo, uskup agung Abidjan, Pantai Gading, dalam sebuah wawancara sehari sebelum pelantikannya sebagai kardinal, seperti dilansir DW.

Fransiskus, Paus yang pertama berasal dari Amerika Latin, sejak lama berupaya memperluas keberagaman geografis di Dewan Kardinal.Kawasan Asia-Pasifik – kawasan di mana agama Katolik paling pesat belakangan ini – mendapatkan beberapa kardinal baru dengan diangkatnya Uskup Agung Tokyo, Uskup Kalookan di Filipina, dan Uskup Agung Gereja Katolik Ukraina di Melbourne, Australia.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Fransiskus juga menunjuk uskup India George Jacob Koovakad untuk menjadi kardinal. Rohaniwan itu, yang berasal dari negara bagian Kerala di India selatan, selama ini bertugas mengatur perjalanan Paus ke luar negeri.

Dengan usia yang fisik yang semakin renta, Paus Fransiskus sempat dikabarkan kemungkinan akan turun dari Tahta Suci Vatikan sebelum ajal menjemputnya, meniru apa yang dilakukan pendahulunya mendiang Paus Benediktus XVI.

Baru-baru ini Paus Fransiskus memimpin kebaktian di St. Peter’s Basilica dengan dagu yang tampak memar. Kantor pers Vatikan mengatakan mereka tidak bersedia memberikan komentar tentang hal tersebut.

Namun kemudian, kantor berita Jerman Yang DPA mengutip keterangan juru bicara Vatikan Matteo Bruni melaporkan bahwa pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma berusia 87 tahun itu membentur meja di samping dipannya pada hari Jumat pagi (6/12/2024).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gereja katolikKardinalpaus Fransiskusvatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Runtuhnya Rezim Bashar dan Masa Depan Baitul Maqdis
Tulisan selanjutnya Inilah yang Terjadi di Suriah yang Perlu Anda Tahu  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?