Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Begini Pernyataan Bashar Al-Assad Usai Lengser dan Kabur ke Rusia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Desember 2024 10:10 10:10 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Desember 2024 05:00
Bagikan
Assad Suriah
Bagikan

Hidayatullah.com – Presiden rezim Suriah, Bashar Al-Assad, pasca digulingkan dari kekuasaan dan kabur ke Rusia, mengeluarkan pernyataan pertamanya pada Senin.

Assad mengaku bahwa ia dievakuasi ke Rusia dari Pangkalan Udara Hmeimim pada malam hari tanggal 8 Desember saat pangkalan udara tersebut diserang oleh pesawat tak berawak.

Pernyataan tertulisnya dipublikasikan di saluran Telegram kepresidenan Suriah dan bertanggal hari ini dari Moskow, di mana ia telah mendapat suaka.

Bashar Assad describes final days as Syria president in first statement since ouster

In letter from Moscow Assad says he didn’t flee before fall of Damascus, insists he never ‘used position for personal gain’ pic.twitter.com/Iu2jAc2THN

— RT (@RT_com) December 16, 2024

Dia digulingkan setelah pasukan pemberontak yang dipimpin oleh Hay’at Tahrir Al-Sham menyapu Suriah dalam sebuah serangan kilat, mengakhiri lebih dari 50 tahun pemerintahan tangan besi oleh keluarganya.

“Tidak ada satu pun dari peristiwa-peristiwa ini yang membuat saya mempertimbangkan untuk mengundurkan diri atau mencari perlindungan, dan juga tidak ada usulan dari pihak manapun,” kata Assad dalam pernyataan tertulis tersebut.

Baca Juga

Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan

Dia mengatakan bahwa dia tetap berada di ibu kota Damaskus, menjalankan tugasnya hingga dini hari tanggal 8 Desember.

“Ketika pasukan teroris menyusup ke Damaskus, saya pindah ke Latakia untuk berkoordinasi dengan sekutu Rusia kami untuk mengawasi operasi tempur,” ujarnya merujuk pada pasukan oposisi.

Namun, ketika tiba di pangkalan udara Rusia di Hmeimim pagi itu, “terlihat jelas bahwa pasukan kami telah sepenuhnya mundur dari semua garis pertempuran dan posisi terakhir pasukan telah jatuh.”

Pangkalan militer Rusia itu “diserang secara intensif oleh serangan pesawat tak berawak” dan “karena tidak ada cara yang layak untuk meninggalkan pangkalan itu, Moskow meminta komando pangkalan itu untuk mengatur evakuasi segera ke Rusia,” kata pernyataan itu.

Kremlin mengatakan pada 9 Desember bahwa Presiden Vladimir Putin telah mengambil keputusan untuk memberikan suaka kepada Assad di Rusia, yang mengerahkan angkatan udaranya ke Suriah pada tahun 2015 untuk membantunya memukul mundur pasukan pemberontak.

Masa kepresidenan Al-Assad, dimulai setelah kematian ayahnya, Hafez, pada tahun 2000, telah menjadi salah satu perang paling mengerikan di abad ke-21.

Konflik dimulai pada tahun 2011 ketika warga Suriah turun ke jalan untuk memprotes pemerintah sebagai bagian dari pemberontakan pro-demokrasi “Musim Semi Arab” yang melanda Timur Tengah pada tahun itu.

Demonstrasi damai tersebut kemudian direspon dengan tindakan keras mematikan oleh pasukan keamanan rezim Assad, menyebabkan gerakan protes itu menjadi pemberontakan bersenjata.

Perang yang berlangsung selama lebih dari 13 tahun ini memecah belah negara tersebut, menewaskan ratusan ribu orang dan membuat jutaan orang mengungsi.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh pemerintah otoriter al-Assad melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang merajalela.

Para pejuang oposisi dan pendukung hak asasi manusia mengatakan bahwa mereka menemukan lebih banyak pelanggaran dan tanda-tanda penyiksaan serta eksekusi massal ketika mereka membebaskan penjara-penjara yang menampung ribuan tahanan di seluruh Suriah bulan ini.

Puluhan ribu warga Suriah yang diyakini berada dalam tahanan pemerintah masih belum ditemukan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bashar al-AssadHeadlineKonflik Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramzan Kadyrov Siap Kirim Gandum dari Chechnya ke Suriah Bila Diperlukan
Tulisan selanjutnya Pesan Prabowo Jangan Main-Main Dana Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Berita
13 Juni 2026 11:14
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

Terbaru

  • Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi

15 Juni 2026 19:30
Berita

Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh

15 Juni 2026 18:37
Berita

Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli

14 Juni 2026 08:21
Berita

UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran

14 Juni 2026 07:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?