Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sejumlah Negara Mulai Pertanyakan DeepSeek Soal Data Penggunanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Januari 2025 21:46 9:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Januari 2025 21:46
Bagikan
Deepseek AI China
Bagikan

Hidayatullah.com– Korea Selatan akan meminta penjelasan perusahaan rintisan asal China DeepSeek perihal pengelolaan data pribadi para pengguna aplikasi kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkannya yang diberi nama R1. Langkah serupa diambil oleh Italia dan Prancis.

“Kami bermaksud menyerahkan permintaan dalam bentuk tertulis paling cepat hari Jumat guna memperoleh informasi tentang bagaimana DeepSeek menangani data pribadi,” kata seorang pejabat dari Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan kepada AFP, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Sementara itu, Italia pekan ini mulai melakukan investigasi terhadap R1 dan melakukan pemblokiran sehingga chatbot itu tidak dapat memproses data penggunanya di Italia.

Badan Perlindungan Data Italia meminta DeepSeek untuk membeberkan sistem AI-nya, apakah mereka mendulang data dari internet, dan apakah pengguna diberitahu perihal pengolahan data pribadi mereka.

Lembaga serupa di Prancis CNIL juga mempertanyakan cara kerja R1 terkait perlindungan data penggunanya.DeepSeek mengklaim chatbot R1, yang diluncurkannya pekan ini, tidak kalah kemampuannya dengan para pesaingnya di Amerika Serikat dan bahkan dibiayai dengan investasi yang jauh lebih murah dari apa yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan di AS.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Perusahaan rintisan asal China itu mengatakan bahwa mereka menggunakan chip H800 buatan Nvidia yang kurang canggih – yang diizinkan dijual ke China sampai tahun 2023 berdasarkan ketentuan pembatasan ekspor oleh Amerika Serikat – untuk menghidupkan mesin AI yang dikembangkannya.

Kabar itu memicu penurunan harga saham sejumlah raksasa teknologi – Nvidia anjlok 17 persen pada hari Senin – dan menimbulkan pertanyaan tentang ratusan miliar dolar yang diinvestasikan dalam sektor AI dalam beberapa tahun terakhir.

Perusahaan asal Korea Selatan Samsung Electronics dan SK hynix, yang chip canggih buatan banyak dipakai dalam pembuatan server-server AI ikut khawatir dengan kemunculan R1.

Pada hari Jumat (31/1/2025), harga saham Samsung bergerak turun lebih dari dua persen, sementara SK hynix sempat melorot hampir 12 persen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:deepseek
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tergiur Harga Murah Tas Bermerk Kaum Hawa di Dubai Kena Tipu
Tulisan selanjutnya Sepupu Bashar Assad Bekas Pejabat Keamanan Suriah Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?