Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bangga Dukung Penjajah, PM Kanada Bangga Sebut Seorang Zionis

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Maret 2025 22:36 10:36 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Maret 2025 22:35
Bagikan
PM Kanada Justin Trudeau.
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau memicu polemik setelah mengatakan bahwa dirinya adalah seorang “Zionis”, istilah yang digunakan untuk mendefinisikan seseorang yang mendukung penjajah ‘Israel’.

Berpidato di Forum Nasional tentang Memerangi Anti-Semitisme, Trudeau menyerukan kepada rakyat dan mengatakan bahwa tidak seorang pun di negara ini perlu takut untuk mengidentifikasi diri sebagai seorang “Zionis.”

“Ketidakpedulian yang semakin umum terhadap atau bahkan rasionalisasi anti-Semitisme yang meningkat bukanlah hal yang normal. Istilah Zionis semakin sering digunakan sebagai kata yang merendahkan, meskipun itu berarti mempercayai hak orang Yahudi, seperti semua orang, untuk menentukan masa depan mereka sendiri, bukanlah hal yang normal,” katanya.

“Tidak seorang pun di Kanada perlu takut menyebut diri mereka sebagai Zionis, saya seorang Zionis,” tambahnya.

Kedutaan Besar ‘Israel’ di Kanada memuji pernyataan Trudeau, menekankan pentingnya pernyataan tersebut selama masa-masa sulit bagi orang Yahudi baik di Kanada maupun di seluruh dunia.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Dalam unggahan media sosial di X, Kedutaan Besar menyoroti peningkatan antisemitisme yang mengkhawatirkan, dengan mengutip data dari Kementerian Diaspora ‘Israel’ yang melaporkan peningkatan 670 persen dalam insiden antisemit di Kanada sejak 7 Oktober.

Unggahan tersebut lebih lanjut menekankan bahwa lonjakan tersebut “belum pernah terjadi sebelumnya dan harus menjadi perhatian.”

Kedutaan Besar juga menggarisbawahi pentingnya mendukung kata-kata solidaritas dengan tindakan konkret untuk melawan kebencian dan mempromosikan pendidikan melawan antisemitisme.

Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia Francesca Albanese menyatakan bahwa Zionisme melanggar hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri, seraya menambahkan bahwa memerangi antisemitisme tidak boleh mengorbankan hak orang lain.

“Tidak ada ideologi yang membenarkan perampasan hak milik suatu bangsa atau penolakan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri. Kanada memiliki kewajiban hukum untuk mendukung, bukan menghalangi, hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri—kegagalan untuk melakukannya dapat menimbulkan konsekuensi hukum menurut hukum internasional. Warga Kanada harus sepenuhnya menyadari hal ini.”

Polemik  di Media Sosial

Pernyataan Trudeau memicu pertengkaran di media sosial, dengan seorang pengguna X mengatakan: “Ia mungkin juga menyatakan dirinya bangga dengan hukum apartheid, bangga dengan penjajah ilegal ‘Israel’, bangga dengan genosida mereka.”

Beberapa pengguna lain berkomentar, dengan beberapa mengatakan bahwa pernyataannya selama hari-hari terakhir di kantor akan menjadi warisannya, sementara yang lain berkata, “Tidak ada komentar, hanya rasa mual”.

Pernyataan Trudeau muncul saat Partai Liberal bersiap untuk memilih pemimpin baru untuk menggantikannya. Setelah memimpin partai sejak 2013 dan menjadi perdana menteri pada 2015, ia mengumumkan pada awal Januari niatnya untuk mengundurkan diri di tengah menurunnya angka jajak pendapat dan perpecahan internal partai.

Pesaing utama untuk menggantikannya adalah Mark Carney, mantan gubernur Bank Kanada yang kemudian menjadi gubernur Bank Inggris pertama yang bukan warga negara Inggris.

Tahun 2023 Justin Trudeau terpaksa harus dikawal ke tempat aman oleh polisi setelah diserang 250 pengunjuk rasa dan aktivis saat sedang makan di sebuah restoran di Vancouver.

Rekaman video yang menjadi viral menunjukkan para pengunjuk rasa menyerbu restoran milik koki selebriti Vikram Vij dan mendesak Trudeau untuk menyerukan gencatan senjata atas agresi di Gaza ketika ia mengunjungi restoran lain di kota tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelJustin TrudeaupalestinaPerdana Menteri KanadaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pekerja Bandara Jerman Mogok Nasional Minta Kenaikan Upah, Penumpang Telantar
Tulisan selanjutnya Sampai Maret 2025, Pemerintah Menutup 1,3 Juta Konten Pornografi dan Judi Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?