Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Topeng Guy Fawkes Masih Dijual di Jeddah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Juni 2013 12:20 12:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Juni 2013 12:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Topeng wajah Guy Fawkes yang populer lewat film layar lebar “V for Vendetta” masih dijual di lampu merah dan trotoar jalan di kota Jeddah meskipun Kementerian Perdagangan Arab Saudi melarang impor dan perdagangan topeng tersebut, lapor Arab News Selasa (18/6/2013).

Bulan lalu koran Al-Madina melaporkan, Kementerian Dakwah meminta para imam di masjid-masjid agar menasehati para pemuda untuk tidak mengenakan topeng tersebut.

Kementerian Dalam Negeri juga mendesak Kementerian Perdagangan agar menyita dan melarang impor topeng plastik itu. Topeng wajah yang sering dipakai para demonstran di berbagai negara itu dijual antara 10 sampai 20 riyal.

Pedagang kaki lima yang menjajakannya mengaku tidak tahu tentang adanya larangan penjualan topeng Guy Fawkes.

“Saya sama sekali tidak pernah tahu ada larangan ini. Saya sudah menjual barang ini selama lebih dari satu tahun. Tidak seorang pun melarang saya, atau teman-teman saya di jalanan,” kata seorang penjual.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang penjual lain mengaku kepada Arab News bahwa dia tidak tahu sama sekali cerita di balik topeng wajah itu atau melihat filmnya atau membaca buku novel karangan Alan Moore, di mana sosok Guy Fawkes digambarkan.

“Topeng ini populer di kalangan anak-anak muda. Kadang saya kehabisan topeng ini, terutama saat akhir pekan dan final pertandingan sepakbola, di mana anak-anak muda turun ke jalanan untuk merayakan kemenangan usai pertandingan,” imbuh penjual itu.

Siapa Guy Fawkes

Guy Fawkes atau Guido Fawkes adalah seorang pria Inggris yang dilahirkan di York pada 13 April 1570 dan meninggal pada 31 Januari 1606. Dia dilahirkan di keluarga Kristen yang patuh terhadap ajaran Katolik Roma dan menolak Gereja Anglikan (dikenal dengan istilah ‘recusant catholic’).

Anglikan merupakan sempalan dari Katolik Roma yang memperbolehkan pengikutnya cerai dan sebagian pendetanya menikah. Aliran sempalan itu dibuat oleh Raja Inggris Henry VIII, yang ketika itu tidak bisa bercerai dengan permaisurinya karena Inggris memeluk ajaran Katolik Roma. Agar bisa cerai dan menikahi perempuan-perempuan yang menjadi selingkuhan dan gundiknya, Henry VIII mendirikan aliran Anglikan dengan Church of England sebagai pusat ajarannya yang memisahkan diri dari Katolik Roma di Vatikan.

Fawkes pernah ikut Perang 80 Tahun (1568-1648) membela Katolik Spanyol melawan Protestan Belanda yang dianggap membangkang dari ajaran Kristen.

Fawkes paling dikenal dengan keikutsertaannya dalam ‘Makar Yesuit’ yang populer sebagai peristiwa ‘Gunpowder Plot’ tahun 1605 di mana sekelompok Katolik Inggris berusaha melakukan perlawanan terhadap Raja Inggris James I. Yesuit (Jesuit) atau Serikat Yesus adalah ordo Katolik Roma yang didirikan sebagai ‘pasukan tentara pembela Gereja Katolik’. Kelompok Yesuit Inggris itu melawan James I karena anak perempuannya yang berusia 9 tahun, Putri Elizabeth, akan dinobatkan sebagai pemimpin tertinggi kerajaan Inggris. Raja atau ratu Inggris otomatis menjadi pemimpin tertinggi gereja dari negara kerajaan yang memeluk Kristen itu.

Meskipun gagal, perlawanan Guy Fawkes dan teman-teman gerejanya dikenang dalam sejarah Inggris dan Kristen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LDII Bantah Telah Rencanakan Serangan
Tulisan selanjutnya Berat Badan Naik di Bulan Pertama, IQ Bayi Lebih Tinggi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?