Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iraq Cari Alternatif Impor Gas Iran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Maret 2025 22:12 10:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Maret 2025 22:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Iraq sedang mencari alternatif untuk pengganti impor gas dari Iran, guna mengurangi ketergantungan terhadap tetangganya yang banyak dijatuhi sanksi internasional itu.

Pemerintah Amerika Serikat pimpinan Presiden Donald Trump akhir pekan kemarin mengumumkan penghapusan kelonggaran bagi Iraq untuk membeli listrik dari Iran, meskipun Washington belum melarang impor gasnya.

Pasokan gas dan listrik dari Iran mencakup sepertiga dari kebutuhan energi Iraq.Saad Jassem, seorang pejabat di Kementerian Kelistrikan Iraq, mengatakan bahwa sebelum ini Iraq hanya mengimpor dari Iran, dan kebijakan baru pemerintah Baghdad menginginkan Iraq mencari sumber-sumber impor lainnya, lansir AFP.

“Kami masih belum menghentikan impor gas Iran,” kata Jassem, yang menjabat sebagai direktur departemen bahan bakar di kementerian tersebut, dalam wawancara dengan AFP hari Rabu (12/3/2025).

Belakangan ini ketegangan antara Washington dan Teheran semakin meningkat. Sementara pemerintah Baghdad – meskipun memiliki hubungan khusus dengan Iran karena sama-sama dikuasi kalangan Syiah – berutang budi kepada Amerika Serikat yang menggulingkan rezim Saddam Hussein dan menaikkan politisi Syiah ke puncak kekuasaan.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Pemerintah (Washington) sudah mengatakan dengan jelas kepada pemerintah Iraq bahwa mereka perlu menghentikan semua pembelian gas alam dari Iran,” kata seorang diplomat Amerika Serikat kepada AFP dengan syarat identitasnya tidak diungkapkan.

Meskipun kaya akan minyak, puluhan tahun peperangan yang dialami Iraq menyebabkan infrastruktur energi di negara itu banyak yang rusak dan minim pembangunan. Di Iraq setiap hari sering terjadi pemadaman listrik.

“Kami harus bersiap menghadapi skenario terburuk – apabila ada gangguan, kami sudah memiliki alternatif,” kata Jassem, menjelaskan alasan perlunya mencari sumber-sumber impor lainnya.

“Di kawasan ini, Qatar merupakan penghasil gas alam terbesar – kami sudah melakukan beberapa kali kunjungan ke sana, dan mereka siap untuk membantu Iraq dengan harga istimewa,” kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa Oman juga menjadi pilihan.

Jassem mengatakan bahwa negosiasi juga sedang dilakukan untuk pembelian gas dari Turkmenistan yang akan disalurkan lewat pipa yang melintasi Iran.

Iraq sekarang sedang mempersiapkan terminal apung untuk gas alam cair (LNG) di daerah Khor al-Zubair di selatan Iraq. Diharapkan fasilitas itu akan mulai beroperasi pada bulan Juni, kata Jassem.

Fasilitas tersebut dapat dipergunakan untuk memproses 500-700 juta kaki kubik (14-19 juta meter kubik) LNG per hari. Apabila unit ketiga berhasil dibangun, maka kapasitasnya akan bertambah menjadi 800-900 juta kaki kubik, papar Jassem.

Pada 2024, Iraq dan Iran memperbarui kesepakatan lima tahun pembelian 50 juta meter kubik gas per hari. Namun, saat ini Iraq menerima tidak lebih dari 15 juta meter kubik, jauh di bawah kesepakatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatgasiraniraq
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Universitas Papan Atas di Australia Kena Pemangkasan Dana Penelitian dari Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Ramadhan 1446 Anggota Kepanduan Arab Saudi Sudah Kerja Bakti 11.800 Jam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?