Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Trump Pangkas Pendanaan Voice of America Pekerjanya Dirumahkan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2025 14:24 2:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2025 14:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Para pekerja di lembaga penyiaran Voice of America (VOA) ditempatkan dalam status cuti seiring dengan pemangkasan dana yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat pimpinan Presiden Donald Trump. Radio Free Europe dan kawan-kawan dikabarkan juga mengalami pemotongan dana.

Surat elektronik yang diterima para pegawai VOA hari Sabtu (15/3/2025) mengatakan bahwa mereka ditempatkan dalam status cuti administratif berbayar sampai “pemberitahuan lebih lanjut” dan mereka diperintahkan untuk tidak memasuki kantor-kantor VOA atau mengakses sistem internalnya, lansir DW.

Sementara itu, Radio Free Europe/Radio Liberty dan Radio Free Asia, yang juga didanai oleh pemerintah Amerika Serikat, ikut merasakan pemangkasan dana. Ketiga media elektronik itu semuanya fokus menyiarkan informasi secara gratis kepada para pendengar dan pemirsanya di luar AS, termasuk di daerah konflik seperti Ukraina dan negara-negara “musuh” seperti China, Rusia dan Korea Utara.

Langkah tersebut mengikuti perintah eksekutif yang dikeluarkan Presiden Trump untuk merampingkan US Agency for Global Media (USAGM) hingga ke fungsi legal minimum. USAGM mengawasi Voice of America dan menyalurkan pendanaan bagi Radio Free Europe/Radio Liberty and Radio Free Asia.

“Presiden telah mengeluarkan Perintah Eksekutif yang berjudul Melanjutkan Pengurangan Birokrasi Federal,” kata Kari Lake secara daring. Lake adalah pimpinan USAGM yang merupakan sekutu politik Trump.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Jika Anda adalah pegawai di instansi tersebut, harap segera memeriksa email Anda,” imbuhnya.Tidak jelas berapa banyak pegawai VOA yang sudah dirumahkan, tetapi organisasi pemantau Reporters Without Borders mengatakan semua pekerja VOA terdampak dengan kebijakan itu.

Pemangkasan dana ini dilakukan hanya sehari setelah Trump secara terbuka mencaci-maki media Amerika Serikat yang disebutnya “korup” dan “ilegal”.

Trump menuding media AS menerbitkan laporan bias tentang dirinya dan menuding stasiun penyiaran swasta CNN dan MCNBC sebagai corong politik Partai Demokrat.

Pada masa pemerintahan pertamanya, Trump berseteru dengan VOA dan memaksa dua direkturnya mengundurkan diri pada 2020. Kala itu Trump geram karena VOA mengabarkan tentang pembukaan kembali Wuhan, China, yang menjadi titik awal pandemi Covid-19. Trump menuding VOA sering berbicara yang menguntungkan musuh-musuh Amerika Serikat dan bukan warga negara AS, dan mereka menggaungkan propaganda Beijing.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpVOAVoice of America
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bahrain Sukses Luncurkan Satelit Pertama Buatan Dalam Negeri
Tulisan selanjutnya Parlemen Prancis akan Cari Tahu Dampak Psikologis TikTok Pada Anak-anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?