Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Hungaria Genjot Angka Kelahiran dengan Insentif Pajak dan Kredit Rakyat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Februari 2019 06:14 6:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Februari 2019 06:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban hari Ahad (10/2/2019) mengumumkan tunjangan pajak dan kredit baru bagi keluarga, sebagai bagian dari upaya pemerintah menaikkan angka kelahiran sementara bersikap menentang keras imigrasi.

Orban, salah satu pemimpin Eropa yang bersuara paling lantang menentang imigrasi dari Timur Tengah dan Asia, mengatakan bahwa dia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi Hungaria diatas 2 persen dari rata-rata Uni Eropa di tahun-tahun mendatang meskipun trend perekomomian global cenderung melambat.

“Semakin lama semakin sedikit anak-anak yang dilahirkan di Eropa. Bagi negara-negara Barat, jawaban (dari masalah itu) adalah imigrasi. Bagi setiap anak yang hilang seharusnya ada satu yang datang, sehingga jumlahnya baik-baik saja… Namun kita tidak butuh angka. Kita perlu anak-anak Hungaria,” kata Orban ketika mengumumkan insentif itu dalam pidato kenegaraannya seperti dilansir Reuters.

Bagi keluarga yang memiliki sedikitnya dua anak akan diberikan perluasan program kredit (pinjaman) untuk membeli rumah, subsidi pembelian kendaraan dan pembebasan pajak bagi wanita yang membesarkan sedikitnya empat anak.

Para wanita yang menikah pertama kali sebelum usia 40 tahun berhak mendapatkan subsidi kredit 10 juta forint (sekitar $36.000), kata PM Orban. Sepertiga utang akan dibebaskan ketika anak kedua lahir dan seluruh utang akan dianggap lunas setelah anak ketiga lahir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak ada keterangan pemerintah perihal berapa anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan kebijakan itu. Namun hari Jumat (8/2/2019), kepala staf PM Orban, Gergely Gulyas mengatakan bahwa biaya yang diperlukan akan diambil dari cadangan umum atau surplus anggaran 2019.

Zoltan Torok, analis dari Raiffeisen bank di Hungaria, mengatakan bahwa tampak sekilas di awal kebijakan itu akan menguras anggaran negara beberapa miliar forint, tetapi tidak akan menambah defisit anggaran secara drastis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya partai islam aljazair Sakit-Sakitan, Bouteflika Masih Ingin Maju Pilpres Aljazair
Tulisan selanjutnya Pengungsi Yazidi yang Ditampung Jerman Berkurang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?