Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Parlemen Prancis akan Cari Tahu Dampak Psikologis TikTok Pada Anak-anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2025 14:43 2:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2025 14:42
Bagikan
Generasi Z lebih suka TikTok daripada Google
Bagikan

Hidayatullah.com– Para wakil rakyat di parlemen Prancis sudah menyetujui rencana pembentukan sebuah komisi yang bertugas mencari tahu dampak psikologis TikTok terhadap anak-anak dan remaja.

Komisi itu antara lain akan mencari tahu apakah platform yang populer di kalangan orang berusia muda itu “mendorong perilaku bunuh diri dan melukai diri sendiri” atau apakah platform itu “menggaungkan” konten hiperseksual yang bisa memicu penyimpangan dalam tumbuh kembang anak-anak.

“TikTok memiliki lebih dari 15 juta pengguna bulanan di Prancis,” kata Laure Miller, politisi berideologi tengah yang membawa proposal pembentukan komisi itu ke parlemen, seperti dilansir RFI hari Jumat (14/3/2025).

Miller menggarisbawahi bahwa sementara media sosial itu resminya melarang anak di bawah usia 13 tahun untuk memiliki akun, tetapi faktanya banyak anak berusia 12 tahun atau lebih muda memiliki akun TikTok.

Miller juga mengatakan bahwa kebijakan moderasi konten di TikTok jauh lebih lemah dibandingkan media sosial populer lainnya.”TikTok adalah mesin slot dopamin,” kata Arthur Delaporte, anggota parlemen dari kubu Sosialis.

Baca Juga

Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100

Resolusi pembentukan komisi itu mendapatkan dukungan dari politisi lintas partai yang ada di parlemen nasional, meskipun rapat hari Kamis (13/3/2025) itu hanya dihadiri oleh 23 anggota Assemblée Nationale.

Pada November 2024, tujuh keluarga mengajukan gugatan hukum terhadap TikTok di Prancis. Mereka menuding platform berbagi video itu telah mencekoki anak-anak dan remaja dengan konten bunuh diri, tindakan menyakiti diri sendiri, gangguan pola makan serta berbagai masalah kesehatan mental lainnya.

Komisi baru itu nantinya tidak berwenang untuk menyelidiki kasus yang sedang diproses hukum, anggota komisi hanya akan mengkaji apakah platform itu menyuguhkan konten-konten berbahaya bagi kelompok-kelompok rentan.

Pada 2022, sebuah hasil studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa pengguna usia muda yang mengungkapkan gundah gulana mereka di TikTok, rata-rata justru disodori konten video berkaitan dengan bunuh diri atau tindakan menyakiti diri sendiri 12 kali lebih banyak.

Bulan Februari, Uni Eropa membuka investigasi guna mencari tahu apakah TikTok melakukan tindakan yang memadai untuk melindungi anak-anak di bawah umur.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakPrancisTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Pangkas Pendanaan Voice of America Pekerjanya Dirumahkan
Tulisan selanjutnya Bom Meledak di Tangan Pengepul Besi Tua 16 Orang Tewas di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Berita
28 September 2026 06:00
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas

28 September 2026 15:48
Berita

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

28 September 2026 07:00
Berita

Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

28 September 2026 05:00
Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

27 September 2026 16:44
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?