Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Universitas Harvard Layangkan Gugatan Federal Usai Pemerintah Ancam Pangkas Pendanaan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 April 2025 10:32 10:32 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 April 2025 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Universitas Harvard baru saja mengajukan gugatan federal pada Senin terhadap pemerintahan Presiden Donald Trumo, menurut New York Times.

Harvard menegaskan bahwa gugatan tersebut dilayangkan terhadap pemerintah karena sikap intimidasi mereka dengan dalih anti-semit yang menyasar lembaga pendidikan tinggi di AS.

Universitas terkaya di dunia, Harvard mengatakan pemerintahan Trump mengancam akan memangkas dana penelitian miliaran dolar. Universitas tersebut menuduh pemerintah menggunakan ancaman tersebut untuk mengendalikan cara mereka beroperasi.

Gugatan tersebut diajukan di pengadilan federal di Massachusetts. Dalam gugatannya, Harvard menyebut pejabat tinggi pemerintahan melancarkan “serangan yang luas dan melanggar hukum” terhadap independensi lembaga pendidikan.

“Ini bukan sekadar tentang pendanaan,” kata Presiden Harvard Alan M. Garber dalam sebuah pernyataan. “Pemerintah mencoba untuk melakukan kontrol yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak tepat atas keputusan akademis. Konsekuensinya akan parah dan berlangsung lama.”

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Ketegangan telah meningkat selama berbulan-bulan antara universitas elit dan pemerintahan Trump. Trump telah berjanji untuk “merebut kembali” lembaga yang menurutnya didominasi oleh “ideologi radikal” setelah mengizinkan protes anti-genosida di kampus.

Pemerintah berdalih langkahnya untuk “melawan anti-semitisme” setelah gelombang aksi demonstrasi nasional terhadap genosida ‘Israel’ di Gaza.

Pada awal April, pemerintah AS mengirim daftar tuntutan ke Harvard. Mulai dari meminta untuk mengaudit para profesor, laporan tentang mahasiswa internasional yang dituduh melanggar, dan penunjukan pejabat luar untuk mengawasi “keragaman sudut pandang” di seluruh departemen.

Harvard menolak. Beberapa hari kemudian, pemerintah mengancam akan membatalkan visa para mahasiswa internasional yang terdaftar di universitas tersebut.

Gugatan tersebut menyebutkan beberapa pejabat, termasuk Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F. Kennedy Jr., Menteri Pendidikan Linda M. McMahon, Jaksa Agung Pamela J. Bondi, dan lainnya.

Dalam pernyataannya, Dr. Garber mengatakan tindakan pemerintah menyerang inti kebebasan akademis. “Gugatan ini adalah tentang melindungi hak untuk berpikir, bertanya, dan mengajar tanpa campur tangan politik,” katanya.

Keputusan Harvard untuk mempublikasikan surat penolakannya dilaporkan membuat Gedung Putih marah, yang telah mengantisipasi negosiasi tertutup. Sebagai tanggapan, pemerintah meningkatkan tindakannya dengan membekukan pendanaan yang signifikan dan mengancam hukuman finansial tambahan.

Konflik ini merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas oleh pemerintahan Trump untuk menegaskan kontrol yang lebih besar atas lembaga-lembaga akademis elit.

Pemerintah menuduh universitas-universitas seperti Harvard mendorong lingkungan yang menoleransi antisemitisme, khususnya setelah protes pro-Palestina dan anti-genosida di kampus-kampus.

Para pengkritik berpendapat bahwa tindakan pemerintah mengancam independensi pendidikan tinggi dan dapat merusak prinsip-prinsip dasar kebebasan akademis dan kebebasan bertanya di Amerika Serikat.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demonstrasi pro-palestinaDonald TrumpPemerintah ASUniversitas Harvard
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sister Maryam atau Maria Linda Balines Tidoy Dulu Dengar Adzan Ogah, Sekarang Gigih Berdakwah
Tulisan selanjutnya Serangan Hiu di Pantai ‘Israel’ Terekam Kamera, Satu Orang Hilang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?