Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Jenderal AS Dituduh Dalang Dibalik Kudeta yang Gagal di Turki

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2016 10:54 10:54 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2016 10:54
Bagikan
Jenderal John F. Campbell
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan komandan AS di Pasukan Pendukung Keamanan Internasional (ISAF), sebuah misi keamanan pimpinan NATO di Afghanistan, diduga orang yang merencanakan upaya kudeta militer pada 15 Juli di Turki, demikian beberapa sumber media mengatakan.

Jenderal John F. Campbell merupakan salah satu dari tokoh utama yang merencanakan dan mengatur tentara dalam upaya kudeta yang gagal di Turki, beberapa sumber yang dekat dengan kelompok pro-kudeta mengatakan.

Campbell ditengarai mengatur lebih dari 2 triliun dollar transaksi uang melalui Bank UBA di Nigeria menggunakan jaringan CIA untuk didistribusikan pada personel militer pro-kudeta di Turki, demikian kutip laman Russia Today dari Yeni Safak.

Penyelidikan yang sedang berlangsung mengungkap bahwa Campbell telah melakukan pembayaran setidaknya dua kunjungan rahasia ke Turki sejak Mei, hingga hari terjadinya upaya kudeta.

Upaya kudeta yang digagalkan oleh seluruh lapisan masyarakat Turki, termasuk penduduk, politisi, media dan kepolisian negara itu, diorganisir Organisasi Teroris Fethullah (FETO), demikian istilah pemerintah Turki menyebut jaringan pimpinan Fethullah Gülen yang mengasingkan diri dengan tinggal di Amerika selama beberapa tahun ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun  pensiunan jenderal bintang empat  menampik tuduhan tersebut.

“Ini benar-benar konyol,” kata Campbell  kepada The Wall Street Journal.

Intelejen, militer dan institusi Amerika lainnya dituduh mendukung pemimpin FETO yang diduga dalam usaha kudeta militer.

Sumber di militer mengatakan Campbell, yang merupakan komandan di ISAF antara 26 Agustus, 2014 hingga 1 Mei, 2016 telah melakukan beberapa pertemuan rahasia di markas militer Erzurum dan pangkalan udara Adana İnicrlik.

Pangkalan udara Adana İnicrlik telah digunakan oleh Militer AS dalam melancarkan operasi militer anti-ISIS.

Sumber-sumber militer juga mengatakan bahwa Campbell merupakan dalang, yang memilih orang-orang dari militer yang diikutsertakan dalam kudeta/ diblacklist di markas tersebut.

Jika upaya kudeta itu berhasil, Campbell akan mengunjungi Turki, ungkap sumber tersebut.

Temuan menunjukkan, adanya perpindahan uang 2 triliun dollar dari Nigeria ke Turki. United Bank of Africa (UBA) cabang Nigeria selama enam bulan terakhir merupakan pusat utama transaksi uang komplotan pelaku kudeta. Juga jutaan dolar uang telah ditransfer dari Nigeria ke Turki oleh sebuah kelompok personel CIA.

Menurut pihak militer, uang tersebut, telah dibagikan pada sebuah tim khusus beranggotakan 80 orang dari CIA, digunakan untuk membujuk jenderal-jenderal pro-kudeta.

Sumber-sumber itu juga mengatakan bahwa beberapa tokoh familiar di bagian Timur dan Tenggara negara tersebut telah mengambil peran aktif selama proses kudeta, sementara anggota dari komplotan Gülenist telah digunakan dalam pusat dan timur Turki.

Semua pejabat yang memimpin satu kelompok tentara di stasiun patroli, unit, kompi, resimen, brigade, divisi, korps, atau tentara mendapat pengawasan ketat.

Pada 2015, pejabat pro-Gülenist di markas İncirlik diduga membentuk sebuah investigasi. Mereka menyusun peta dari semua tentara yang berada di bawah komando mereka. Mereka menginvestigasi kecenderungan tentara, kepribadian mereka dan latar belakang keluarga.

Tentara yang ditandai sebagai musuh junta, dihilangkan dari “dukungan finansial.”

Personel militer yang berada dalam posisi netral mendapatkan sejumlah uang yang berbeda, tergantung tingkat pentingnya posisi mereka.

Transaksi uang itu dimulai pada Maret 2015 melalui mereka yang bertugas sebagai “kurir”.

Dukungan yang dikategorikan bagi “mereka yang akan bergerak dengan kita,” akan berupa sejumlah besar uang.

Semua tentara dan petugas di kategori ini dianggap sebagai anggota yang loyal pada kelompok teror FETO.

Satu tas berisi sejumlah besar uang ditemukan di ruangan Brigadir Jenderal Mehmet Dişli, salah satu pejabat tinggi militer yang ditangkap karena memimpin upaya kudeta.

Direktur Pusat Studi Turki dan Pembangunan di London, Ibrahim Dogus, mengatakan kepada, RT, pemerintah Turki dan Presiden Erdogan menggunakan ini untuk menekan AS dalam upaya untuk mendapatkan Gulan diekstradisi.

“Presiden Erdogan telah berusaha sangat keras untuk memburu [orang] yang terkait, loyal atau berhubungan dengan Gulen saat ini di Turki.”

Menyusul penangkapan dua jenderal Turki yang bertugas di Afghanistan, Komandan Gugus Tugas Pasukan Turki di Afghanistan Mayor Jenderal Cahit Bakir dan Komandan Pelatihan NATO di Kabul Brigadir Jenderal Şener Topçu, keduanya ditangkap di bandara Dubai ketika hendak meninggalkan Uni Emirat Arab (UEA).*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jenderal AmerikaJohn F. CampbellKudeta TurkiTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politisi Ternama Denmark Minta Negaranya Menolak Muslim Pencari Suaka
Tulisan selanjutnya Ketua Lembaga Tadabbur Al-Quran Internasional Isi Tabligh Akbar di STIBA Makassar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?