Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rawan Judi Taliban Afghanistan Melarang Permainan Catur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Mei 2025 15:31 3:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Mei 2025 15:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintahan Taliban di Afghanistan melarang permainan catur karena dikhawatirkan disalahgunakan menjadi ajang perjudian.

Para pejabat mengatakan bahwa permainan itu untuk sementara dilarang sampai kesesuaiannya dengan syariah Islam menjadi jelas.

“Ada pertimbangan dari sisi agama terkait olahraga catur,” kata Atal Mashwani, juru bicara direktorat olahraga pemerintah Taliban, kepada kantor berita AFP hari Ahad (11/5/2025).

“Sampai pertimbangan ini dituntaskan, olahraga catur ditangguhkan di Afghanistan,” katanya.Seorang pemilik kafe di Kabul, yang sudah bertahun-tahun menggelar kompetisi catur informal, mengakun akan menghormati keputusan tersebut, tetapi itu akan merugikan bisnisnya.

“Anak muda sekarang tidak banyak kegiatan, jadi banyak yang datang ke sini setiap hari,” kata Azizullah Gulzada. “Mereka memesan segelas teh dan menantang teman-teman mereka untuk bermain catur.”

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Dia juga mengingatkan bahwa catur juga dimainkan di negara-negara mayoritas Muslim lainnya.

Sebelum catur, kompetisi MMA secara efektif dilarang pada tahun 2021 ketika Taliban memberlakukan undang-undang yang melarang “pukulan di wajah”.

Tahun lalu, pihak berwenang melarang pertarungan bebas seperti seni bela diri campuran (MMA) dalam kompetisi profesional, alasannya aktivitas itu terlalu “keras” dan “bermasalah” menurut ketentuan syariah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistancaturTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tinggalkan Amerika untuk Gabung IDF, Eh, Pria Yahudi Ini Malah Masuk Islam
Tulisan selanjutnya Nissan Tutup 7 Pabrik PHK 20.000 Karyawan di Seluruh Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?