Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hakim Terkemuka Mesir Menyuruh Teroris Pergi ke Turki dan Qatar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 September 2014 09:56 9:56 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2014 06:57
Bagikan
Hakim Ahmad El-Zend.
Bagikan

Hidayatullah.com–Ahmad El-Zend, ketua ikatan hakim di Mesir yang berpengaruh, melancarkan serangan verbal ke “kelompok-kelompok teroris”, Turki dan Qatar dalam pidatonya hari Jumat (12/9/2014), lansir Al-Ahram.

Dalam pidatonya, El-Zend mengatakan bahwa para “teroris” –merujuk kepada kelompok-kelompok bersenjata Muslim yang banyak melakukan serangan pasca Muhammad Mursy dilengserkan dari kursi kepresidenan– yang terus menentang pemerintah berkuasa [pasca Mursy] didukung oleh Turki dan Qatar, dua negara yang memburuk hubungannya dengan Kairo sejak Mursy diturunkan secara paksa.

Serangan verbal itu dilancarkan El-Zend dalam pertemuan darurat yang digelar untuk membahas serangan teror yang banyak ditujukan ke para hakim. Pertemuan itu tidak banyak dihadiri oleh anggotanya.

Serangan atas hakim terakhir terjadi pada Rabu lalu, di mana putra hakim pengadilan banding di Kairo Mahmoud El-Sayed terbunuh oleh penyerang tak dikenal, dalam sebuah upaya pembunuhan atas ayahnya yang selamat dari serangan itu.

Pada Januari tahun ini, sebuah bom ditemukan di luar rumah kediaman El-Zend.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pergi sana ke Turki dan Qatar dan isi perut-perut kalian dengan uang yang dihasilkan dari prostitusi, yang akan membawa kalian ke neraka. Pergi sana ke Qatar dan bersimpuh di kaki penguasanya agar kalian mendapatkan remah-remah kehinaan,” kata El-Zend ditujukan kepada “kelompok-kelompok teroris”.

Hakim terkemuka di Mesir itu menyeru agar Presiden Abdul-Fattah Al-Sisi memperkuat perlindungan bersenjata bagi para hakim.

Dia juga meminta agar para pejabat kejaksaan dan pengadilan yang diangkat saat Mursy berkuasa dipecat, karena dianggapnya sebagai “bom waktu” yang dapat membocorkan dokumen-dokumen rahasia negara ke musuh-musuh pemerintah.

Dunia peradilan dan kehakiman Mesir marah besar ketika politisi Al-Ikhwan yang menjabat sebagai presiden, Muhammad Mursy, ikut campur dalam urusan hukum. Sebagaimana diketahui di bulan Nopember 2012 Mursy mengeluarkan perintah agar kasus-kasus hukum yang melibatkan mantan presiden Husni Mubarak dan kroninya diusut tuntas, tetapi pada saat yang sama dia mengeluarkan dekrit presiden yang menyatakan keputusan-keputusannya sebagai presiden tidak bisa digugat ke pengadilan, alias kebal hukum.

Mursy juga dianggap menerobos wewenangnya ketika dia memecat para hakim dan jaksa serta mengangkat penggantinya atas kehendaknya sendiri, padahal presiden tidak memiliki kewenangan untuk itu.

El-Zend sendiri diketahui sejak lama bersikap bermusuhan kepada Al-Ikhwan Al-Muslimun.

El-Zend berperan penting dalam upaya menggagalkan amandemen undang-undang yang rencananya memajukan usia pensiun hakim dari 70 menjadi 60 tahun, yang mana jika amandemen itu diloloskan oleh pemerintahan Mursy –dan disokong oleh parlemen yang ketika itu dipenuhi oleh politisi Al-Ikhwan dan pendukungnya– akan menyebabkan 13.000 hakim pensiun dini.

Bulan Desember 2012, menyusul dekrit Mursy yang menyatakan bahwa keputusan-keputusannya sebagai presiden tidak bisa digugat secara hukum, El-Zend mengumumkan bahwa para hakim tidak akan bersedia menyelia referendum konstitusi yang dirancang oleh parlemen yang didominasi oleh Al-Ikhwan dan pendukungnya.

Organisasi ikatan hakim yang dipimpin El-Zend mencakup 90 persen dari jumlah hakim yang ada di Mesir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ethiopia Memasuki Tahun Baru 2007
Tulisan selanjutnya Prancis Membantu Amerika Serikat Membunuh Pemimpin Al-Shabab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?