Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

7000 Rumah Muslim Dihancurkan Tanpa Proses Hukum di Gujarat

Pihak berwenang mengklaim operasi itu dilakukan atas dasar keamanan nasional menyusul serangan di Pahalgam pada tanggal 26 April.

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Mei 2025 22:34 10:34 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 Mei 2025 02:07
Bagikan
Pihak berwenang di Uttar Pradesh, India membuldoser rumah tokoh Islam Javed Mohammad
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 7.000 rumah, sebagian besar milik komunitas Muslim, dihancurkan dalam operasi besar-besaran yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Ahmedabad (AMC) di wilayah Chandola Talab, Gujarat. Tindakan ini menyebabkan ribuan keluarga kehilangan rumah mereka.

Pihak berwenang mengklaim operasi itu dilakukan atas dasar keamanan nasional menyusul serangan di Pahalgam pada tanggal 26 April.

Mereka mengklaim wilayah itu diduduki oleh imigran ilegal dari Bangladesh. Sejak serangan itu, lebih dari 6.500 orang, yang sebagian besar adalah Muslim, telah ditahan untuk pemeriksaan kewarganegaraan.

Pembongkaran berlanjut setelah Pengadilan Tinggi Gujarat mengizinkan operasi serupa pada tanggal 28 April, dengan alasan bahwa wilayah danau Chandola adalah tanah pemerintah dan pembangunan di atasnya adalah ilegal.

Sebanyak 4.000 gubuk di wilayah Siyasatnagar dan Bengali Vaas dihancurkan pada saat itu.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Banyak penduduk yang terkena dampak adalah pekerja harian, pemulung, dan pendatang dari negara bagian lain seperti Rajasthan, Madhya Pradesh, dan Bengal.

Kebanyakan dari mereka telah tinggal di daerah tersebut selama lebih dari 40 tahun dan memiliki dokumen resmi seperti kartu pemilih dan kartu Aadhaar.

Aktivis masyarakat dan lembaga Islam negara mengutuk tindakan pemerintah sebagai tidak manusiawi.

Mujahid Nafees dari Komite Koordinasi Minoritas Gujarat menggambarkan tindakan ini sebagai upaya sistematis untuk menindas komunitas Muslim tanpa menyediakan akomodasi alternatif apa pun.

Ia juga mengungkapkan bahwa lebih dari 1.000 penduduk ditahan atas tuduhan sebagai warga negara Bangladesh, tetapi 850 dari mereka kemudian dibebaskan setelah dikonfirmasi sebagai warga negara India.

“Ini adalah upaya untuk menutupi kegagalan administratif dengan menghukum masyarakat secara kolektif,” katanya.

Wasif Hussain dari Jamaat-e-Islami Hind Gujarat juga menyatakan keprihatinannya atas tindakan penghancuran tersebut, yang dianggap berlebihan.

Ia mengatakan banyak penduduk dipaksa keluar terburu-buru tanpa persiapan apa pun, meskipun mereka memiliki dokumen kewarganegaraan yang sah.

Para aktivis menuntut agar pemerintah segera menyediakan perumahan alternatif bagi semua warga yang terkena dampak. Mereka juga menuntut agar operasi pembongkaran dihentikan dan agar pendekatan yang lebih manusiawi diterapkan oleh pihak berwenang. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaMuslimpenggusuran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Bunuh Yaqeen Hammad, Bocah Palestina yang Jadi Relawan Kemanusiaan
Tulisan selanjutnya Wajibkah Kita Menyembelih? Inilah Hukum Berqurban dalam Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?