Hidayatullah.com– Pabrik permen Haribo mengumumkan penarikan produk permennya di Belanda setelah ganja atau kanabis ditemukan mencemari permen lunak Happy Cola buatannya.
Hari Kamis (29/5/2025), perusahaan permen asal Jerman Haribo mengumumkan penarikan produk Happy Cola F!ZZ di Belanda setelah jejak ganja ditemukan setidaknya di tiga kantong berisi produk tersebut, lansir AFP.
Penarikan produk hanya berlaku untuk permen kemasan kantong 1 kilogram yang dijual di Belanda.
Haribo meminta konsumen untuk mengembalikan permen Happy Cola F!ZZ dengan tanggal kadaluarsa January 2026 berkode produk L341-4002307906 dan mereka akan mendapatkan uang penggantian.
Meskipun jejak kanabis hanya ditemukan dalam beberapa kantong permen, Otoritas Keselamatan Pangan dan Produk Komsumen Belanda (NVWA) mengatakan Haribo meminta produk dalam batch yang sama ditarik seluruhnya demi keselamatan konsumen.
“Ada sejumlah kantong berisi permen dalam peredaran yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti pusing, jika dikonsumsi,” kata juru bicara NVWA Saida Ahyad.
Dia menjelaskan bahwa polisi melaporkan masalah itu ke NVWA setelah sejumlah orang, anak-anak maupun dewasa, jatuh sakit setelah mengkonsumsi permen tersebut.
Haribo sudah memproduksi permen rasa cola berbentuk botol itu sejak 1965.
“Keselamatan konsumen adalah prioritas utama kami, dan Haribo menanggapi insiden ini dengan sangat serius,” kata akil presiden pemasaran Haribo, Patrick Tax, kepada AFP.
ihak berwenang sedang mencari tahu bagaimana ganja dapat mencemari permen tersebut.*




