Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iraq Selidiki Kematian Massal Ikan di Daerah Rawa Najaf

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juni 2025 16:58 4:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juni 2025 16:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas Iraq, hari Senin (12/6/2025), memulai penyelidikan atas kematian massal ikan-ikan yang berada di daerah rawa di bagian selatan negeri 1001 malam itu, yang kerap terjadi beberapa tahun terakhir.

Salah satu kemungkinan penyebab kematian ikan-ikan tersebut adalah kekurangan oksigen yang dipicu oleh rendahnya aliran air, meningkatnya penguapan, dan meningkatnya suhu yang dipicu oleh perubahan iklim. Kemungkinan lain adalah bahan kimia yang digunakan oleh nelayan untuk mempermudah penangkapan ikan, kata pejabat dan aktivis setempat kepada AFP.

Gambar-gambar yang dimiliki AFP menunjukkan sejumlah besar ikan berwarna perak mengambang di rawa-rawa Ibn Najm dekat kota Najaf di selatan Iraq.

Kerbau-kerbau yang beredam di air rawa untuk mendinginkan suhu badan mereka tampak dikepung ikan-ikan yang mengambang tak bernyawa.

“Kami sudah menerima sejumlah pengaduan dari masyarakat,” kata pejabat kepala urusan lingkungan di Najaf, Jamal Abd Zeid, seraya menambahkan bahwa satu tim inspeksi teknis sudah dibentuk untuk menyelidiki fenomena itu.Seorang fotografer AFP di lokasi melihat sekelompok aparat pemerintah sedang mengambil contoh air dari rawa.

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Abd Zeid mengatakan tim inspeksi yang dibentuk antara lain diberi tugas untuk menyelidiki apakah terjadi kekurangan air, penangkapan ikan dengan strum listrik dan penggunaan racun oleh nelayan.

Setidaknya lima tahun terakhir Iraq mengalami kekeringan panjang yang dipicu oleh perubahan iklim.

Pihak berwenang juga menuding pembangunan bendungan-bendungan di negara tetangga Iran dan Turki sebagai penyebab penurunan drastis debit air sungai yang mengalir ke Iraq.

“Kami memerlukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti” kematian ikan-ikan tersebut, kata aktivis lingkungan Jassim al-Assadi.

Selain kurangnya oksigen akibat rendahnya aliran air, suhu panas, evaporasi dan angin, menurut al-Assadi, kematian ikan secara massal juga bisa disebabkan oleh pencemaran dari pestisida pertanian.

Hasil penyelidikan beberapa kasus serupa sebelumnya menunjukkan adanya akumulasi racun yang dipakai oleh nelayan saat menangkap ikan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ikaniraqNajaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keffiyeh Palestina Warisan Budaya Takbenda Ikut Demonstrasi Pro-Palestina Mahasiswa Universitas Melbourne Terancam Dikeluarkan
Tulisan selanjutnya Bangladesh Dakwa bekas PM Sheikh Hasina dengan Kejahatan terhadap Kemanusiaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?