Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Bersumpah akan Cegah Kapal Freedom Flotilla Mencapai Gaza

Penjajah 'Israel' mengaku berencana untuk menghentikan kapal, yang mengangkut para aktivis internasional dan bantuan kemanusiaan, menembus blokade Gaza.

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Juni 2025 18:32 6:32 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Juni 2025 18:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Entitas zionis ‘Israel’ mengatakan angkatan lautnya bersiap untuk menghadang dan menggagalkan upaya kapal Freedom Flotilla Coalition (FFC), Madleen, untuk mencapai Jalur Gaza.

Kapal layar Madleen berangkat dari Sisilia untuk “menembus blokade laut” terhadap Gaza dan ditumpangi 12 aktivis internasional, termasuk Greta Thunberg dan aktor Liam Cunningham.

Melansir Army Radio milik ‘Israel’, militer mengatakan “mereka memberlakukan penutupan maritim keamanan di Gaza dan bersiap menghadapi berbagai skenario,” tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Pada hari Senin, FFC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka “meluncurkan Madleen, sebuah kapal sipil yang kini berlayar menuju Gaza membawa bantuan kemanusiaan dan pembela hak asasi manusia internasional yang secara langsung menentang blokade ilegal dan genosida Israel.”

Kapal tersebut ditumpangi relawan dari beberapa negara, termasuk anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina Rima Hassan dan Greta Thunberg, tambahnya.

Baca Juga

Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana
Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian

Madleen membawa pasokan yang sangat dibutuhkan untuk warga Gaza, termasuk susu formula bayi, tepung, beras, popok, produk sanitasi wanita, peralatan desalinasi air, perlengkapan medis, kruk, dan prostetik anak-anak.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa “ini adalah tindakan perlawanan sipil yang damai. Semua relawan dan awak kapal Madleen dilatih dalam antikekerasan.” Berbicara sebelum keberangkatan kapal, Thunberg menggambarkan perjalanan itu sebagai “misi sipil simbolis” yang bertujuan untuk menjebol blokade dan pengepungan.

“Jika masih ada sedikit pun rasa kemanusiaan yang tersisa, kita harus berjuang untuk Palestina. Saya di sini karena ini adalah tugas,” kata Greta.

Kapal itu diperkirakan akan mencapai pantai Gaza dalam waktu sekitar seminggu, meskipun menghadapi risiko tinggi dicegat oleh pasukan ‘Israel’ di perairan internasional.

Ini menjadi upaya kedua FFC, setelah pada awal Mei meluncurkan kapal Conscience. Kapal tersebut gagal berlabuh di Gaza setelah diserang oleh drone ‘Israel’ di perairan interasional.

Serangan itu menyebabkan kebakaran dan membuat lubang di lambung kapal, menurut sumber armada.

‘Israel’ menggunakan kelaparan sebagai alat untuk menggusur 2,4 juta warga Palestina di daerah kantong itu. Menurut kantor tersebut, ‘Israel’ telah memblokir bantuan kemanusiaan, terutama makanan, dengan menutup semua penyeberangan perbatasan sejak 2 Maret.

Penjajah ‘Israel’, yang menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, telah melancarkan serangan dahsyat di Gaza sejak Oktober 2023, menewaskan hampir 54.500 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak. Badan-badan bantuan telah memperingatkan tentang risiko kelaparan di antara lebih dari 2 juta penduduk daerah kantong itu.

November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas kejahatan perangnya terhadap warga sipil di wilayah Palestina yang terkepung itu.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Freedom Flotilla Coalitiongenosida GazaGreta ThunbergJalur Gaza
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Spanyol Batalkan Kontrak Perdagangan Senjata ‘Israel’ Senilai Rp5 Triliun
Tulisan selanjutnya Tawarkan Layanan Haji Tipu-tipu Pemukim Saudi Dipenjara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mahfud MD: Aturan Pidana Terkait LGBT Bisa Diterapkan Jika Ada Kesepakatan Nasional

Berita
27 Juli 2026 10:48
INSISTS Camp 2026: Mengalirkan Ilmu dan Menguatkan Benteng Peradaban dari Rumah
Zulkifli Hasan Ajak Umat Islam Perkuat Kedaulatan Pangan, Sebut Swasembada Kehormatan Bangsa
Jimly Asshiddiqie Dorong MUI dan Ormas Islam Jadikan Pembenahan Akhlak Bangsa sebagai Prioritas
Mahfud MD Dukung Rekomendasi MUI, Sebut Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU

Terbaru

  • Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
  • Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
  • Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana
  • Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
  • Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian
  • Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya
  • MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital
  • Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
  • MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
  • Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya

29 Juli 2026 14:47
Berita

MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital

29 Juli 2026 14:00
Berita

Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih

29 Juli 2026 13:39
MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
Berita

MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT

29 Juli 2026 12:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?